Tampilkan Gajah Hidup, Serial 'Westworld' Dikecam Komunitas Pembela Hak Binatang
Aceshowbiz
TV

Menurut komunitas pembela hewan, tidak ada alasan untuk menggunakan gajah hidup saat teknologi telah menjadi alternatif.

WowKeren - Kabar buruk untuk para pecinta serial favorit HBO, "Westworld". Pasalnya, tim produksi serial televisi tersebut baru saja mendapat kecaman dari kelompok pembela hak binatang, Animal Defenders International (ADI).

Anggota komunitas tersebut menyerukan agar para tim produksi "Westworld" termasuk Jonathan Nolan dan Lisa Joy untuk berhenti menggunakan hewan liar dalam serial itu. Pasalnya, dua ekor gajah hidup ditampilkan dalam episode terbarunya.

"Dengan tidak adanya cara untuk menjamin kesejahteraan hewan-hewan ini, kami mendesak HBO dan studio lain untuk mengakhiri penggunaan hewan," ungkap Jan Creamer, selaku anggota ADI dilansir Aceshowbiz pada Sabtu (12/5).

Menurut Jan Creamer, tidak ada alasan untuk menggunakan hewan hidup saat teknologi telah menjadi alternatif menciptakan sesuatu yang tampak realistis dan manusiawi. Sebut saja penggunakan efek Computer Generated Imagery (CGI).


Pihak ADI juga mengklaim bahwa mereka telah menyelidiki Have Trunk Will Travel, penyewaan gajah yang menyediakan hewan tersebut untuk wahana, film, iklan, parade, pernikahan, acara pendidikan dan acara khusus. Mereka menemukan adegan-adegan mengejutkan yang menunjukkan bahwa hewan-hewan itu diduga dipukuli dan disetrum dengan pistol listrik. Parahnya, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pelatihan mereka di balik layar demi keperluan produksi.

Dalam rekaman tersebut, seekor gajah bernama Tai yang telah berusia 51 tahun tampak menangis ketika ia disetrum dengan pistol listrik dalam penampilannya di "Westworld". Di samping itu, pihak HBO selaku rumah produksi telah memberikan tanggapan dan menyatakan masih melakukan peninjauan.

"Kami sedang meninjau keadaan yang terkait dengan arsip rekaman pelatihan, termasuk salah satu gajah yang muncul dalam serial tersebut. Itu tidak mencerminkan praktik pada produksi kami," bunyi pernyataan dari perwakilan HBO seraya bersikeras bahwa video itu tidak diambil selama produksi.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!