Ada alasan khusus ternyata mengapa juru bahasa tak terjemahkan pidato RM BTS ini.
- Jumat, 06 Juli 2018 - 08:25 WIB
WowKeren - Prestasi gemilang boy group Bangtan Boys 2 tahun ini menjadi sorotan banyak pihak. Bagaimana tidak, 2 tahun ini grup yang digawangi Rap Monster (RM) Cs tersebut sukses memasuki pasar musik Amerika Serikat.
Mereka bahkan 2 kali diundang ke acara penghargaan Billboard Music Awards di tahun 2017 dan 2018. Lebih membanggakannya lagi, Jin cs menerima 2 kali penghargaan yang sama yaitu 'Top Social Artist' di tahun 2017 dan 2018.
Kehadian BTS di acara penghargaan Amerika Serikat tentu menjadi kebanggaan sendiri di Korea Selatan. Acara BBMA yang berlangsung juga disiarkan langsung oleh sejumlah stasiun televisi Korea Selatan.
Seorang juru bahasa, Ahn Hyun Mo, juga diundang di salah satu siaran langsung televisi untuk menejermahkan acara tersebut. Namun ada satu hal yang menarik perhatian banyak orang, seorang juru bahasa cantik ini memilih tak menejermahkan secara langsung pidato RM ketika mendapatkan penghargaan.
Hal ini ditanyakan oleh Yoo Jae Seok ketika Ahn Hyun Moo menjadi bintang tamu di program "Happy Together" kemarin (5/7). Ahn Hyun Mo ternyata memiliki alasan khusus soal itu.
"Aku sudah berencana seperti itu sejak awal. Aku tak ingin para penonton melewatkan suara RM. Aku ingin mereka mendengarkan dia dan aku juga mendengarkannya dengan penuh perhatian," ujar juru bahasa tersebut.
Ahn Hyun Mo sendiri sudah sering menjadi juru bahasa para tokoh ternama dunia. Ia juga sering didapuk menjadi juru bahasa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Ahn Hyun Mo malah mengaku perkataan Donald Trump adalah yang paling sulit ia terjemahkan. Ia menyebutkan Donald Trump sering menggunakan kosakata yang sama dalam pidato seperti 'great' dan 'a lot of'. Karena itu ia mengaku mengubahnya dengan kosakata yang lebih luas seperti 'fantastic' maupun 'faboulous'. Kalian juga tak ingin melewatkan pidato RM BTS kan?
(wk/alif)