Makin Ruwet, Rumah Produksi Drama Park Hae Jin Kini Digugat Karena Masalah Sewa Lighting
Naver
TV

Simak keterangan CEO perusahaan perlengkapan lighting terkait masalah dengan Victory Contents, rumah produksi 'Four Men'.

WowKeren - Masalah demi masalah sepertinya terus menghampiri produksi drama "Four Men" yang dibintangi Park Hae Jin dan Nana. Kali ini, Victory Contents selaku rumah produksi harus berhadapan dengan hukum karena masalah persewaan alat pencahayaan untuk syuting.

Seperti diketahui, "Four Men" cukup diantisipasi karena diarahkan oleh PD Jang Tae Yoo ("My Love From the Star") serta memasangkan Park Hae Jin dan Nana. Drama tersebut adalah fantasi thriller romantis yang menceritakan seorang pria bertemu dengan tiga pria yang mirip dengannya saat berusaha menyelidiki kematian sang ibu.

Namun menurut keterangan beberapa sumber, syuting "Four Men" dihentikan sementara sejak 10 Mei. Kabar menyebutkan bahwa honor staf produksi belum dibayar. Selain itu, aktor senior Kim Chang Wan memutuskan mundur dari perannya karena kepercayaannya yang sudah rusak. Kini, Victory Contents digugat oleh perusahaan peralatan lighting (pencahayaan).


CEO perusahaan peralatan lighting sebut saja A) mengajukan gugatan pada Victory Contents, menuntut mereka mengeluarkan sekitar 100 juta Won untuk biaya yang belum dibayar. Pada 14 April, A dan Victory Contents menandatangani kontrak sewa perlengkapan pencahayaan untuk "Four Men". Tagihan ini menghitung item yang disewa dari April hingga 31 Mei. Sebagai drama pra produksi, "Four Men" seharusnya telah merampungkan syuting pada Mei 31.

Masalah terjadi pada 10 Mei ketika syuting berhenti. Itu adalah saat yang membingungkan ketika konflik antara Victory Contents dan produksi sutradara (PD) Jang Tae Yoo mulai tercipta dan rumah produksi baru disebut-sebut. Perlengkapan lighting bahkan tidak dikembalikan pada Juni. Klausul dalam kontrak menyebutkan bahwa jika periode syuting diperpanjang, akan ada biaya penundaan sebesar 3,3 juta Won per hari mulai 1 Juni.

"Meskipun sewa berakhir, mereka tidak mengembalikan barang. Aku meminta biaya keterlambatan, tapi aku malah diberitahu bahwa proses syuting memakan waktu lebih lama. Pada akhir Juni, kami meminta biaya keterlambatan dan memberi tahu mereka tentang penarikan mereka. Mereka hanya mengeluarkan faktur pajak dan tidak membayar biaya keterlambatan," ungkap A.

Victory Contents pun langsung merespon gugatan dari perusahaan lighting yang ditujukan pada mereka. "Perusahaan pasti sudah menyadari hal ini karena terkait dengan tim lighting. Proses syuting ditunda, dan kami harus bertanya kepada mereka atau mendiskusikan perpanjangan setelah periode kontrak, tapi tidak ada satu pun kontak. Tidak ada ketentuan untuk perpanjangan otomatis pada kontrak. Meskipun dikatakan 'jika diperpanjang', perusahaan menunggu sebulan tanpa upaya minimal untuk terlibat dalam percakapan atau konsultasi secara lisan," jelas mereka.

(wk/chus)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!