El bahkan sampai memberikan dua kali klarifikasi lewat Instagram Story miliknya.
- Intan Novela Setya Monikasari
- Jumat, 03 Agustus 2018 - 14:50 WIB
WowKeren - Keributan antar suporter bola memang sering terjadi. Hal tersebut bisa dipicu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya ingin memancing perseturuan. Hal sama juga dirasakan oleh anak kedua Ahmad Dhani, El Rumi.
Diduga menulis curhatan yang menyebut oknum suporter bola norak, Instagram El pun diserbu oleh penggemar olahraga tersebut. El kemudian membuat klarifikasi lagi ke Instagram Story miliknya, yang sempat diunggah ulang oleh akun gosip, @taante_rempoong_officiall, pada Kamis (2/8).
Sebelumnya, El meminta maaf jika kalimatnya membuat beberapa orang merasa tersindir. Menurut El, keributan antar suporter bola disebabkan oleh oknum yang sengaja memancing. Ia tidak bermasud mengatakan pada seluruh elemen suporter.
"Saya minta maaf kalo seluruhnya jadi merasa 'tersindir' dengan perkataan saya. Saya tidak ada maksud, yang saya maksudkan adalah oknum2 suporternya saja," tulis El. "Kejadian lain pun saya juga beropini kepada oknum2 suporter yang menurut saya norak. Bukan kali ini saja saya beropini seperti ini."
"Sampai kapanpun keributan tidak akan benar dan tidak akan manjadi jalan keluar suatu masalah. Yang saya suarakan adalah kalo perlu kejadian2 seperti itu tidak perlu terjadi," lanjut El. "Dan sekali lagi saya tidak pernah ada maksud untuk mengatakan seluruh elemen suporter, hanya oknum. Jangan salah paham."
Meski sudah memberi klarifikasi, nampaknya Instagram El masih diserbu oleh netter lain. El pun kemudian mnenulis klarifiksinya lagi ke Instgarm Story. Ia menyebut oknum suporter yang membuat berlangsungnya acara tidak kondusif, adalah penggemar tidak dewasa.
"Gua gabilang gasuka sama semua 'suporternya'.. hanya sama beberapa oknum yang norak. Kalo fans chelsea kyk gini pun gue juga gasuka. Bukan berarti gw ga suka sama semua fans chelsea," sambung El. "Tapi sama oknum suporter yg tidak dewasa dan bikin suasana menonton bola tidak kondusif. kalo kamu merasa suporter yg dewasa ya pasti ga merasa tersindir."
Usai melihat unggahan itu, sejumlah netter pun memberikan beragam komentar. Tidak sedikit netter yang setuju dengan pendapat kekasih Marsha Aruan itu.
"Ngomongin bola di Indonesia tuh kayak ngomongin agama yaa. Super sensitif," komentar akun @rchro***. "Bener bgt ,, suporter yg norak alias kampungan yg bikin rusuh emg pantes di katain norak dan ga dewasa ,, beda lagi kalau yg emang kalem.ga bikin rusuh," sahut akun @se_fr***.
"Kalau udah jadi fans fanatik memang bahaya. Fans apapun itu," tulis akun @trisno***. "Gini nih kalo udah jadi fans fanatik, apapun dihajar! Boleh ngefans, tapi jangan terlalu fanatik, akhirnya cowo kalem pun jadi nyinyir yhaa kan," balas akun @mora***.
(wk/inta)