Untuk menjadi binta K-Pop banyak yang harus dilalui para trainee. Ternyata masa training yang panjang bukan satu satunya hal yang ditakutkan oleh para trainee.
- Nur Khotimah
- Jumat, 31 Agustus 2018 - 13:16 WIB
WowKeren - Industri hiburan Korea terkenal dengan peraturan-peraturannya yang teramat kompleks. Calon-calon bintang ini sebelumnya dididik menjadi idola dengan waktu yang relatif lama.
Lamanya masa training atau pelatihan ini juga tidak menjamin seseorang bisa sukses di dunia hiburan. Pada saat sukses sekalipun, tidak ada yang menjamin jika popularitas mereka akan bertahan lama.
Baik trainee maupun idola K-Pop tidak lepas dari bisnis-bisnis kotor untuk memuluskan kesuksesan mereka. Seringnya kegiatan tersebut melibatkan agensi yang seharusnya melindungi artis-artisnya.
Prostitusi dibawah umur, gangguan kesehatan seperti anorexia, dan juga masalah gaji artis menjadi topik yang akan terus diperbincangkan di dunia hiburan. Dan kali ini mantan trainee akan mengungkapkan cerita mereka.
1. Trainee Dibawah Umur yang Dipaksa Berhubungan Seksual dengan Pemegang Saham.Menurut sumber yang disembunyikan identitasnya mengklaim bahwa dirinya menyimpan cerita mengerikan sebelum debut. Dia menuliskan hal cerita ini agar masyarakat mendengar dan mengerti tentang sisi kelam bisnis hiburan.
Dia menceritakan jika suatu hari para trainee yang 3 diantaranya dibawah umur pergi kesuatu bar untuk menemui pemegang saham. Disitu mereka disuruh untuk menemani mereka minum-minum. Para pemegang saham ini rata-rata berusia 40 tahun keatas. Pemegang saham terkuat akan menunjuk trainee yang paling cantik dan membawanya minum kopi berdua saja dengannya.
Mulai dari saat itu pemegang saham tersebut akan meminta si trainee 'bermain' dengannya, bahkan mengiming-imingi uang. Jika trainee tersebut menolak , sang pemegang saham akan marah dan mengancam jika dirinya akan memanggil member lain untuk 'bermain' dengannya.
Akibatnya sang pemegang saham akan memilih trainee yang tidak memiliki ponsel ataupun uang untuk pergi ke sauna dan memaksa mereka untuk tidur dengannya. Ketika si trainee bangun, sang pemegam saham tersebut sudah menghilang, meninggalkan sejumlah uang dengan pesan jika mereka akan bertemu kembali. Setelah mereka debut, CEO akan mengatakan kepada member tercantik untuk tidak bicara dengan siapapun mengenai hal tersebut.
2. Kontrak Budak Agensi KoreaPrince Mak member boyband JJCC yang sekarang aktif di China membenarkan rumor mengenai industri hiburan Korea di acara "The Prince Mak Hour". Dirinya mengatakan rata-rata kontrak agensi K-Pop memiliki jangka waktu 7-15 tahun, dan Prince Mak sendiri menandatangani kontrak 7 tahun.
Dirinya menegaskan bahwa kontrak tersebut tidak termasuk lamanya masa pelatihan, melainkan dihitung sejak hari pertama mereka debut. Dia juga mengatakan bahwa beberapa artis hanya mendapatkan gaji 10%-20% dan itupun dibagi dengan jumlah member lainnya. Sedangkan 80%-90% pemasukan artis masuk ke kantong perusahaan. Artis-artis juga dipaksa bekerja melebihi batas hingga hanya bisa tidur 3-4 jam perhari.
Selain itu agensi akan mengecek berat badan artisnya seminggu sekali. Sebelumnya agensi telah menentukan berat badan 'ideal' mereka. Jika mereka gagal, mereka akan dihukum dengan porsi waktu olahraga yang panjang dan dilarang makan. Dirinya mengatakan jika K-Pop industry tidak ramah dengan orang asing. Price Mak mengungkapkan mereka sulit memaafkan seseorang jika tidak berbicara Korea dengan baik.
3. Trainee Laki-Laki dan SponsorTrainee laki-laki menghadapi dilema yang sama dengan trainee perempuan. Menurut salah satu trainee laki-laki yang dirahasiakan identitasnya mengungkapkan pada acara investigasi "PD Notebook" jika dirinya juga mempunyai pengalaman dengan sponsor. Sponsor sendiri adalah istilah yang mengacu pada orang yang memiliki kekuatan finansial dan kedudukan yang ada dibalik seorang artis, bukan hanya mempermudah karir namun juga menyokong finansial artis itu sendiri. Sebagai gantinya mereka harus membalas jasa dengan berhubungan seksual dengan sang sponsor.
Trainee tersebut bercerita jika suatu hari agensinya memperkenalkannya dengan salah satu wanita. Dirinya mengungkapkan jika awalnya wanita tersebut kerap memberinya hadiah dan uang sejumlah Rp 1 juta-Rp 2 juta jika dirupiahkan. Trainee tersebut menerima pemberian tersebut karena dirinya tak memiliki pemasukan.
Kemudian wanita tersebut kembali memberinya uang dengan jumlah yang lebih besar, dan mengatakan bahwa itu adalah hadiah. Setelahnya wanita tersebut mengiriminya pesan dan memintanya untuk datang ke rumah wanita tersebut. Ketika si trainee ini menolak, wanita itu marah dan bertanya mengapa dirinya menolak setelah diberi banyak uang. Merasa tidak nyaman dengan situasinya, trainee tersebut memutus komunikasi dengan wanita tersebut dan mengatakan akan membayar semua yang telah diberikan kepadanya. Yang tidak dirinya sadari adalah jumlah utangnya bertambah menjadi USD 18000 - USD 27000 atau sekitar Rp 266 juta- Rp 400 juta. Akibatanya dia terlilit hutang karena mencoba mencukupi kebutuhannya sebagai seorang trainee.
4. Cerita dari mantan Trainee Girlband yang Berusia 31 tahunMantan trainee ini mengaku menyesal telah menghabiskan 10 tahunnya untuk mengejar mimpi sebagai anggota girlband. Dirinya juga mengaku terlilit utang akibat serangkaian operasi plastik yang dilakukannya supaya tampak lebih cantik di TV.
Dirinya mengungkap jika trainee yang memiliki tinggi 163 cm harus memiliki berat badan 38 kg. Hal tersebut membuatanya harus terus menerus merasa kelaparan sampai 10 tahun lamanya. Agensi akan memasang CCTV di dorm mereka dan mengecek stok makanan yang ada di kulkas. Para trainee terpaksa makan secara sembunyi-sembunyi, itu pun sering mereka muntahkan setelahnya.
Mantan trainee ini juga membenarkan mengenai rumor sponsor. Dia menambahkan jika ada trainee yang menerima sponsor, mereka akan lebih cepat debut. Sementara yang lainnya harus menyerah pada mimpinya tersebut.
Pada akhirnya, dia merasa sedih saat mengamati orang-orang yang biasanya berlatih dengannya sudah menjadi superstar. Dirinya mengatakan bahwa ia mendukung teman-temannya yang masih ingin melanjutkan masa latihan, namun ia memutuskan untuk berhenti.
5. CEO Ditangkap Karena Menjadi MucikariSeorang CEO sebuah agensi ditangkap pada Mei 2017 karena menjadi mucikari bagi para trainee perempuan di agensinya. Dirinya diancam 20 buan penjara dan denda sekitar USD 17800 atau sekitar Rp 263 juta. Dia menjadi telah memperantarai 4 trainee-nya dengan bisnisman Korea yang ada di Los Angeles, dirinya juga diduga mengatur prostitusi perempuan lainnya.
6. CEO Didenda Karena Melakukan Penyerangan Seksual kepada Trainee Dibawah UmurPada bulan Juli 2017, seorang CEO dituduh melakukan pelanggaran UU tentang Perlindungan Anak dan Remaja dari Pelecehan Seksual, Perzinahan, Perselisihan, dan Penyerangan. Pria tersebut secara seksual menyerang seorang trainee berusia 17 tahun dan trainee berusia 19 tahun di asrama agensinya. Selain itu dirinya mengambil ponsel dari ketiga trainee lainnya dan mengunci mereka di asrama.
Dia tidak hanya memukul kepala korban, namun juga mengancam jika orang tuanya harus membayar denda yang besar jika mereka meninggalkan agensi tersebut. Dirinya juga mengancam agar para trainee tidak melaporkannya.
7. Anggota Grup dan Peraturan Berat BadanTak terhitung berapa jumlah trainee yang melakukan cara ekstrem untuk mengendalikan berat badan mereka. Chaeyeon member grup DIA (II) pernah mengungkapkan bahwa dia memeriksa berat badannya setiap hari menggunakan metode seperti mengukur paha dengan pita pengukur. Dia menyatakan bahwa ada pedoman umum dari agensi untuk berat badannya. Jika dia melanggar, dia akan dihukum. Chaeyeon juga menyebutkan bahwa ketika bosnya menyuruh untuk menurunkan berat badan, dia harus mematuhinya.
Momo Twice juga mengungkapkan bahwa dia harus kehilangan 7kg dalam seminggu. Jika dirinya gagal, Momo dilarang tampil di acara "Sixteen". Dia mengaku bahwa dia tidak makan apa pun selain es batu selama seminggu penuh dan terus pergi ke gym.
Momo bahkan sering meludah dengan harapan itu mampu menurunkan berat badannya. Dia menjelaskan bahwa ketika dirinya akan tidur, dia selalu ketakutan nantinya dirinya mungkin tidak bangun di kemudian hari karena kelaparan, dan itu membuatnya ingin menangis.
Hal tersebut juga berlaku bagi artis pria. Xiumin member EXO rupanya juga berjuang dengan menurunkan berat badannya sejak debut. Dirinya mengungkapkan bahwa selama promosi lagu "Growl" bersama EXO, dia hanya makan dua hari sekali dan minum kopi. Bahkan beratnya hanya 53kg waktu ini.
8. Gaji AOA yang Dibayarkan Setelah Debut 3 TahunTerungkap pada tahun 2016 bahwa AOA akhirnya mulai menerima gaji setelah 3 tahun debut, karena pengeluaran seperti pelatihan, perumahan, makanan, dan lain sebagainya dianggap utang oleh agensi. Akibatnya trainee sering sekali terlilit utang dan harus membayarnya setelah mereka debut.
Untuk AOA, pelunasan utang memakan waktu 3 tahun setelah debut. Meskipun sukses dan terkenal, mereka sama sekali belum menerima gaji dari kerja keras mereka sampai utang mereka lunas.
(wk/nur2)