Depe kesal karena ayahnya, Mochamad Aidil, malah jadi ikut kepikiran soal masalah dengan Meldi.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 02 Oktober 2018 - 15:38 WIB
WowKeren - Konflik Dewi Persik dan keponakannya, Rosa Meldiyanti, kembali memanas. Dewi marah besar dan menganggap sang ayah, Mochamad Aidil, malah dimanfaatkan oleh Meldi.
Depe awalnya sempat mengunggah video Aidil di Instagram, 28 September. Aidil meminta supaya Depe tetap kompak dengan saudara-saudara lainnya.
"Assalammu'alaikum nak dewi, ini pesan papi nak. Jangan sampe kamu bubaran satu saudara. Kalau ada suadara yang mencemarkan nama baik kamu, ya kamu beritahu saja, jangan digubris ingat jangan digubris, itu sebabya setan jadi kalau kamu menerima apa ujian orang lain dewi itu gini gini, ya berarti kalau kamu marah-marah ya ikut setan juga, pokoknya tak perlu dihiraukan itu setan, orang gila," seru Aidil.
Tak lama Meldi mengunggah video nasihat dari Aidil. Dalam video itu, Aidil sebenarnya ingin menasehati semua dan bukan cuma Dewi. "Video itu untuk anak-anakku semua, bukan salah satu diantaranya, harus kompak. Papi ini sudah tua, mau mati nak," kata Aidil sambil menahan tangis.
Meldi menilai kalau sang kakek sebenarnya bersikap netral. "Kakek saya tidak pernah memihak siapapun disini , kakek saya saya sangat bijaksana dalam hal apapun . Beliau hanya ingin anaknya kompak tidak terhasut orang lain seperti itu maksudnya yang menjadi setan . Jadi udah jelas yaa tidak perlu dipanjang2kan . Saya ngepost ini hanya untuk meluruskan video yang sebelumnya tentang kakek saya . Dan untuk @dewiperssikreal_ jika memang anda tidak mau mengganggap keluarga saya keluarga kamu yasudah terserah jalan masing2 saja tidak perlu sindir2 atau membawa nama2 keluarga saya . Jika memang tidak menganggap saya ada ya sudah tidak perlu menyindir dengan stts2 yang semua orang langsung tertuju pada saya dan keluarga saya," kata Meldi.
Depe rupanya tak terima dengan kelakuan Meldi. Ia dengan emosi bahkan memberikan julukan untuk Meldi serta ibunya, Nyonya Sucipto (kakak ipar Depe). Istri Angga Wijaya tersebut merasa Meldi maupun kakak iparnya justru malah terkesan memanfaatkan Aidil. Padahal ayahanda Depe itu kondisinya kurang begitu sehat.
"Apa ini pencitraan yg kalian bilang ??? Sblm kalian kenal para setan yg mendukung settingan ini ??? Cerita gak kalian apa yg gw kasih buat kalian ke masyarakat ??? Jgn jadi setan kalian ngorbanin ortu demi ketenaran dg settingan para setan @rosameldianti_ @mrs.sucipto gw yg ngobatin smpi sembuh ortu.. lu sm kawanan setan bikin papi gw sakit kumat !!!! Sakit jiwa kalian !!!," kata Depe penuh kemarahan. "Semua sudah selesai jelas, dan JANGAN GANGGU SAYA !!! Masih banyak hal yg lbh penting yang saya urusin. Tq @mrs.sucipto @rosameldianti_ Nih memperalat org tua itu yg positiv bukan negatif, bergaul sm lingkungan yg bener bukan jual sensasi buat makan tapi prestasi @rosameldianti_ @mrs.sucipto."
Dalam video terbaru yang diunggah Depe, 2 Oktober, Aidil juga menegur keras Meldi. Aidil meminta cucunya itu tak terus-terusan mengganggu Depe. Selain itu, Aidil meminta Meldi pulang kampung jika masih ribut dengan tantenya sendiri. Aidil juga mengungkap kalau ayah Meldi tak senang putrinya berseteru dengan Depe.
"Meldi ada apa itu disitu? itu adiknya dewi perssik itu sangat perhatian sama mamanya sama kamu, dulu kamu disekolahkan dj, disekolahkan kecantikan, tantenya yang biayai semuanya, kamu kurang apa, kok kamu macem2 kamu ngomong ini apa? papinya kan sudah ngomong, kamu yang harus rukun sama tantenya jangan macem-macem disitu kalau kamu ndak jadi artis pulang aja ke Jember, ngapain jadi uler disitu, sudah jadi anu saja kamu, jadi polwan lebih bagus," seru Aidil. "Sama mamanya suruh pulang, papinya nggak senang kamu disitu, hentikan pertengkaran dengan tantemu itu, papi kamu sudah ngomong,itu sudah belas kasih tantenya itu sama maminya sama papinya diperhatikan siapa yang sakit dia (Depe) yang biayai semua itu, terus apa lagi semuanya itu saudara-saudaranya itu ditanggung beliaunya, maksudnya semua diperhatikan oleh Dewi, kamu Meldi apa kok ngundang masalah persoalan ini mengagetkan orangtua kamu, pulang kamu."
(wk/riaw)