Sosok Ratna yang kontroversial diprediksi bisa membuat Atiqah maupun saudara-saudaranya jadi tertekan.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 04 Oktober 2018 - 13:01 WIB
WowKeren - Pihak polisi menemukan fakta menarik saat menyelidiki kebohongan Ratna Sarumpaet. Seperti dugaan sebelumnya, Ratna memang memakai nomor rekening amal bantuan Danau Toba untuk membayar biaya operasi sedot lemak di bagian pipi.
Dari tiga kali pembayaran sebesar Rp 90 juta mulai tanggal 20-24 September 2018, nomor rekening BCA yang digunakan oleh Ratna untuk membayar operasi sama dengan nomor rekening yang digunakan menghimpun bantuan korban kapal tenggelam di Danau Toba. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan kalau fakta itu ditemukan secara tidak sengaja dalam proses penyidikan. Setyo sayangnya enggan membeberkan detil soal temuan tersebut karena masih penyidikan lebih lanjut.
"Dalam proses penyidikan, Beliau melakukan pembayaran di RS dengan gunakan nomor rekening itu," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada wartawan di Amos Cozy Hotel, Jl Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (4/10). "Kalau rekan-rekan membuka di internet ternyata beliau menggunakan rekening itu untuk mengumpulkan dana kalau tidak salah untuk Danau Toba. Itu nanti rekan-rekan bisa lihat sendiri secara kebetulan saja penyidik mendapatkan keterangan itu."
Sebelumnya, putri Ratna, Atiqah Hasiholan juga pernah mengunggah postingan soal penggalangan dana korban tenggelamnya kapal di Danau Toba. Nomor rekening itu sempat dipakai oleh yayasan Ratna, Ratna Sarumpaet Crisis Center.
Fakta ini cukup membuat gempar netter. Belakangan Atiqah, Rio Dewanto bahkan putri mereka, Salma, juga jadi korban atas kebohongan Ratna yang sebelumnya mengaku dipukuli itu. Netter melampiaskan kemarahan mereka kepada Atiqah yang merupakan putri Ratna. Atiqah agaknya memilih "menghilang" dari sosial media.
Sikap diam Atiqah ini memunculkan dugaan kalau ia kembali trauma. Pasalnya Ratna juga pernah membeberkan kalau Atiqah tertekan ketika ia ikut diserang netizen akibat ulah ibunya.
"Atiqah itu sangat banyak diserang, sampai dia nggak berani nyentuh Twitter. Pada akhirnya kalau ada persoalan dia bikin jumpa pers sendiri. Dia menjelaskan, 'Ibu saya memang begitu, dan saya mendukung ibu saya'," kata Ratna, 1 September lalu.
Kemungkinan kalau Atiqah ataupun anak-anak Ratna lainnya tertekan cukup wajar. Ini karena Ratna memang sering jadi sorotan netizen.
Juli 2018, ia sempat ditegur keras oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Pandjaitan. Luhut marah besar saat Ratna memaksa ingin bicara di depan keluarga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba. Netter tak urung sempat menuliskan komentar pedas di akun sosmed Atiqah dan Rio.
Sikap Ratna yang terus jadi sorotan ini sempat dianalisa oleh psikolog Kasandra Putranto. Menurut Kasandra, sosok Ratna yang kontroversial itu bisa menimbulkan dampak negatif buat anak-anaknya.
"Pastinya akan memberikan tekanan, tetapi jika anak memiliki daya tahan mental yang tinggi ya aman-aman saja," kata Kasandra pada Tempo, 3 Oktober. Ia menambahkan kalau hal itu juga tergantung pula pada hubungan ibu dengan anak serta kaitan sang anak pada kasus tersebut.
(wk/riaw)