Akui Dapat Sponsor, Pemprov DKI Sebut Ratna Sarumpaet Berikan Permohonan ke Chile Sejak Januari
Wowkeren/Fernando
Nasional

Anis Baswedan selaku Gubenur DKI Jakarta menerima surat tersebut pada 19 Februari.

WowKeren - Ratna Sarumpaet diamankan oleh polisi saat berada di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (4/10). Saat itu, ibunda Atiqah Hasiholan ini rupanya akan berangkat ke Chile.

Keberangkatannya ke Chile rupanya untuk menghadiri sebuah konferensi penulis naskah teater nasional. Ia juga mengaku disponsori oleh Dinas Pariwisata DKI.

"Saya ini dikirim oleh Dinas Pariwisata DKI. Jadi saya yang mendanai semuanya Gubernur, kantor Gubernur," tutur Ratna. "Jadi kenapa DKI merasa berkepentingan mengirim Ratna, ya karena tahun 2007 konferensi yang sama pernah digelar oleh DKI Jakarta, di Indonesia, saat itu hadir Nawal El Saadawi. Waktu itu Gubernur-nya masih Sutiyoso. Jadi itu alasan kuat kenapa DKI perlu membiayai saya atas undangan Chile."

Pemerintah Provinsi DKI akhirnya buka suara atas keterangan Ratna. Menurut mereka, Ratna telah memberikan permohonan pendanaan untuk berangkat ke kongres perempuan di Chile sejak 31 Januari 2018. Dalam surat tersebut, ia mengaku sebagai anggota senior di Kongres tersebut.

Undangan dari kongres tersebut sampai ke Ratna pada tanggal 17 Oktober 2017. Surat itu meminta Ratna menjadi salah satu juru bicara dan ikut membagikan pengalamannya pada peserta.


"Bu Ratna meminta bantuan sponsor kepada Pak Gubernur untuk mengikuti kegiatan WPI," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemprov DKI Jakarta Asiantoro, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/10), dilandir dari CNN Indonesia. "Pemprov DKI pada tanggal 31 Januari 2018 mendapatkan surat permohonan dari Ratna Sarumpaet. Pada suratnya, Ratna meminta untuk difasilitasi kehadirannya pada acara The 11th Women Playrights International Conference 2018 di Santiago, Chili."

Anis Baswedan selaku Gubenur DKI Jakarta menerima surat tersebut pada 19 Februari. Ia kemudian menyerahkannya kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Surat tersebut diserahkan kembali ke Bidang Nilai Sejarah dan Budaya. Nota dinas lalu dikirim ke Biro Administrasi Sekretariat Daerah (ASD) sebab biaya perjalanan dinas merupakan tugas pokok dan dungsi pihak tersebut.

"Dinas Parbud melakukan pengaturan perjalanan Ratna Sarumpaet sekaligus membantu berkoordinasi dengan pihak panitia Woman Playwrights International," lanjutnya. "Dan dijadwalkan Bu Ratna akan tampil di opening tanggal 7 Oktober 2018."

Sementara itu, status Ratna Sarumpaet yang sebelumnya hanya sebagai saksi, kini telah dinaikkan menjadi tersangka. Ia bisa saja terancam hukuman 10 tahun penjara.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait