Inilah postingan Nikita Mirzani yang diduga menyindir Dipo Latief setelah sang bunda meninggal.
- Nur Khotimah
- Jumat, 02 November 2018 - 13:53 WIB
WowKeren - Kabar duka baru saja datang dari keluarga Dipo Latief. Pada Senin (29/10), Nursiah, ibunda Dipo Latief menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Premier Jatinegara. Kabar duka ini tersebar di berbagai akun gosip di media sosial.
Nikita Mirzani pun tak luput dari sindiran netter di media sosial lantaran diketahui tidak melayat saat ibu mertuanya meninggal. Selain hal itu, Nikita juga kembali disorot baru-baru ini setelah membuat postingan di Instagram Story yang menuliskan postingan berupa sindiran.
"Kan gue blng jg apa, palingan sedihnya cuma sbntr (emoji). Org anaknya sendiri yg suka nyumpahin ibu nya. Bntr lg ada drama berebutan harta ibunya...Coyaaaa," tulis Nikita Mirzani. Postingan ini pun langsung menjadi bahasan usai dibagikan ulang oleh akun gosip @igtainment, Jumat (02/11).
Banyak netter yang menuliskan sindiran untuk Nikita Mirzani atas postingan ini. "Orang hamil mulutnya kayak begini.. Kasian dedek bayinya. Dari masih janin udah dikasih pikiran2 negatif," kata netter. "Kalau dendam dan sakit hati boleh aja, tp lihat situasi dan suasana. Kok lagi momen berduka malah kayak gini," ujar lainnya.
Sejumlah netter juga menyindir Nikita yang dianggap terlalu labil. "Jahat bgt sih si niki busettt, labil amat doi. Waktu baikan dipuji2 udah smpe keatas awan kalo dipo lagi berulah lagi dibuka aib2nya sampe segitunya. Ya Allah kasian bgt ya niki sepertinya kok yg didalem hatinya busuk sekali ya," celetuk netter lain. "Orang lain masih berduka dia mah nyinyir tetap berjalann," seru lainnya.
Sementara itu, Nikita sempat memberikan komentar tentang meninggalnya ibunda Dipo Latief. "Almarhum ibu baik banget sama Niki. Suka teleponan, WhatsApp-an, almarhum, selalu bilang 'sabar ya kalau ngehadepin anak bunda'. Oh udah, udah ngucapin belasungkawa di WhatsApp. Udah itu aja. Ya mudah-mudahan bisa menyadarkan Dipo dengan adanya kejadian ini," kata Niki ditemui pada Kamis (01/11).
(wk/nur2)