Pihak Kohaku Uta Gassen mengungkap tuai kritikan usai berita BTS akan tampil dirilis.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Jumat, 09 November 2018 - 08:14 WIB
WowKeren - Hubungan diplomatik Korea Selatan dan Jepang kini sedang memanas. Hal ini terjadi usai pengadilan Tinggi Korea Selatan pada 30 Oktober lalu memutuskan bahwa perusahaan Jepang harus memberi kompensasi kepada empat warga Korea Selatan atas kerja paksa selama Perang Dunia II.
Permasalahan ini pun merembet hingga ke industri hiburan. Pasalnya, Twice dan Bangtan Boys menjadi batal diundang sebagai penampil di festival musik akhir tahun Kohaku Uta Gassen di Jepang.
"Mungkin kalau putusannya ada di awal tahun depan, tapi keputusannya sangat dekat (dengan festival musik Kohaku Uta Gassen. Kontroversi ini bisa dibilang menjadi titik didih. Akan sulit bagi kami mendatangkan artis Hallyu K-Pop," tutur pihak penyelanggara Kohaku Uta Gassen.
Di sisi lain, sumber dari afiliasi Jepang mengungkap kontroversi kaus Jimin BTS pun turut jadi pemicu. Member BTS itu pernah memakai kaus dengan pesan patriotisme bergambar bom atom yang menuai kontroversi negatif dari media Jepang. Karena hal ini, Jungkook cs juga ditunda tampil di "Music Station" milik TV Asashi.
[#오늘의방탄] You've shown me I have reasons I should love myself💜 아미들이 만들어준 2018 MGA의 모든 순간들🏆🏆🏆🏆🏆🏆🏆✨ #인기상탄소년단#아미짱짱맨뿡뿡pic.twitter.com/bKgKbPMCWm
— BTS_official (@bts_bighit) November 6, 2018
2018 MGA에서 원스 덕분에 트와이스가 상 3개나 탔어요! 컴백하자마자 이렇게 상을 받게 해주신 우리 원스 여러분들께 진심으로 감사드립니다! YES or YES 활동도 많은 기대 부탁드릴게요☆
— TWICE (@JYPETWICE) November 7, 2018
*조금 전의 노잼형아 V 영상 보셨어요? 힌트는 '연예가중계'!#ONCE#원스#TWICE#트와이스pic.twitter.com/mZghxfs2GJ
"Baru-baru ini, ada kontroversi yang menyangkut kaus seorang member BTS. Ada banyak komplain ketika ada artikel tentang BTS tampil di Kohaku Uta Gassen dirilis. Kritikannya mungkin akan semakin membesar kalau artis Hallyu ikut tampil," ungkap afiliasi Jepang lainnya.
Sementara itu, Kohaku Uta Gassen tahun 2017 lalu sukses menghadirkan Twice sebagai salah satu penampil. Saat itu menjadi pertama kalinya artis K-Pop menjadi pengisi acara Kohaku Uta Gassen setelah 6 tahun berlalu usai pelarangan industri musik K-Pop di Jepang.
(wk/amal)