Desainer Kaus Jimin Beri Komentar Soal Makna Gambar Bom Atom dan Kontroversi BTS di Jepang
Selebriti

Desainer kaus Jimin memberikan tanggapan terkait penundaan penampilan BTS di 'Music Station'.

WowKeren - Baru-baru ini Bangtan Boys dililit kontroversi di Jepang lantaran atribut yang dipakai Jimin BTS. Penyanyi kelahiran 1995 tersebut kedapatan pernah mengenakan kaus dengan pesan patriotisme bergambar bom atom.

Pada 1945 menjelang berakhirnya Perang Dunia II, dua kota di Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom oleh tentara Sekutu. Gara-gara kontroversi ini, penampilan BTS di acara "Music Station" hari ini, Jumat (9/11) ditunda.


Pihak yang memproduksi kaus yang dikenakan Jimin buka suara terkait kontroversi BTS di Jepang. Hari ini, Jumat (9/11), CEP Lee Kwang Jae dari LJ Company menggelar wawancara di mana ia berbicara tentang makna dari gambar kaus yang didesain dan diproduksinya.

"Saat aku pertama kali mendirikan brand ini, street fashion adalah tren," kata Lee Kwang Jae. "Pada saat itu, aku secara pribadi sangat tertarik pada sejarah. Jadi aku membuat kaus, berpikir bahwa jika aku memasukkan unsur sejarah ke dalam mode yang dipakai oleh orang muda, mereka mungkin menjadi tertarik pada sejarah."

"Aku tidak memasukkan bagian itu (bom atom) untuk mengejek Jepang," lanjutnya. "Aku melakukannya untuk mengekspresikan kebenaran dan waktu bersejarah bahwa setelah bom atom diledakkan, penyerahan tanpa syarat Jepang berujung pada kemerdekaan (Korea Selatan)."

Di sini, Lee Kwang Jae juga membicarakan penundaan penampilan BTS di "Music Station" gara-gara kaus yang didesainnya. "Setelah mengetahuinya, aku merasa bersalah. Aku tidak punya niat untuk mempromosikan sentimen anti-Jepang dan dengan begitu aku merasa bersalah kepada BTS," ujarnya.

Sementara itu, BTS akan melanjutkan tur konser "Love Yourself" di beberapa kota di Jepang seperti Tokyo, Osaka dan Fukuoka mulai pertengahan November ini. Big Hit Entertainment selaku agensi BTS sebelumnya menyatakan, "Tidak akan ada perubahan besar pada jadwal (BTS) di Jepang."

You can share this post!

Related Posts
Loading...