Netter menilai WiFi sebagai kebutuhan yang memberikan manfaat tidak sepatutnya disalahkan atas kelalaian orangtua.
- Nur Islamiyah
- Jumat, 23 November 2018 - 15:21 WIB
WowKeren - Sebuah desa di Aceh, Curee Baroh mengeluarkan keputusan untuk mengharamkan pemakaian jaringan nirkabel (WiFi). Hal ini dilakukan karena WiFi dinilai banyak disalahgunakan oleh anak usia pelajar dalam kawasan tersebut.
Keputusan ini telah dimusyawarahkan bersama seluruh perangkat desa setempat yang digelar pada Selasa (13/11) lalu. Dalam rapat tersebut, disebutkan bahwa alasan pelarangan itu karena banyak warung kopi di desa tersebut yang menyediakan fasilitas WiFi gratis. Hal itu, berimbas pada anak-anak di bawah umur yang sering berkunjung di sana untuk dapat mengakses internet.
"Mengingat akibat yang ditimbulkan oleh jaringan WiFi yang merusak generasi muda, terutama anak-anak di bawah umur, karena WiFi sekarang sudah sangat merajalela, maka dengan ini sesuai dengan hasil keputusan rapat semua pemilik jaringan WiFi yang ada di Desa Curee Baroh harus dinonaktifkan/dihentikan segera," tulis imbauan tersebut seperti dikutip dari CNNIndonesia.
Helmiadi Mukhtaruddin, Kepala Desa Curee Baroh mengatakan bahwa larangan tersebut hanya berlaku di tempat umum seperti warung kopi. Keputusan itu tidak berlaku bagi penggunaan WiFi di rumah pribadi. "Karena mengingat WiFi memang sangat besar manfaatnya bagi orang yang paham tentang pemakaian WiFi. Tapi bagi anak yang masih SD, SMP, SMA tidak terkendali oleh mereka," tutur Helmiadi.
Larangan penggunaan WiFi di tempat umum rupanya berawal dari keluhan dari para pengurus balai pengajian. Rupanya anak-anak didik mereka sering bolos pada jam mengaji untuk mengakses WiFi di warung kopi.
"Dari rumah katanya pergi mengaji, tapi ternyata bolos," lanjutnya. Setelah ditelusuri, rupanya anak-anak tersebut juga mengakses konten-konten pornografi yang tentunya tidak pantas untuk seusia mereka.
Larangan tersebut rupanya mendapat banyak reaksi dari netter di Indonesia. Mereka menilai keputusan itu tidak tepat karena seharusnya orangtua lebih mengontrol anak mereka. WiFi sebagai kebutuhan yang memberikan manfaat tidak sepatutnya disalahkan atas kelalaian orangtua. Beberapa netter juga menuliskan reaksi kocak.
Anaknya ga usah dikasih gadget, kalo pun dikasih pas waktu ngaji gadgetnya suruh taro ke org tua. Dikit-dikit haram, fungsi kontrol org tua dimana? Situ yg ga bisa ngontrol anak, wifi warung kopi yg salah :(
— PARAMARTHA (@paramarthadj) November 22, 2018
segitu doang Imannya ?
— F A J R I (@nuyunqfajrie) November 22, 2018
yg disalahin wifi ?
ortunya dong salahin karna ngebeliin gadget yg bisa konek wifi. atau skalian salahin providernya.
cupuuuuu !!!
Kalo hujan turun yang salah langit, bukan beli payung. Debess
— 22 (@lelaelalela) November 22, 2018
— Woof (@Miqblrr) November 23, 2018(wk/nris)