Satu Desa di Aceh Haramkan WiFi Karena Anak Bolos Ngaji, Begini Kocaknya Reaksi Netter
newsguppy.com
Nasional

Netter menilai WiFi sebagai kebutuhan yang memberikan manfaat tidak sepatutnya disalahkan atas kelalaian orangtua.

WowKeren - Sebuah desa di Aceh, Curee Baroh mengeluarkan keputusan untuk mengharamkan pemakaian jaringan nirkabel (WiFi). Hal ini dilakukan karena WiFi dinilai banyak disalahgunakan oleh anak usia pelajar dalam kawasan tersebut.

Keputusan ini telah dimusyawarahkan bersama seluruh perangkat desa setempat yang digelar pada Selasa (13/11) lalu. Dalam rapat tersebut, disebutkan bahwa alasan pelarangan itu karena banyak warung kopi di desa tersebut yang menyediakan fasilitas WiFi gratis. Hal itu, berimbas pada anak-anak di bawah umur yang sering berkunjung di sana untuk dapat mengakses internet.

"Mengingat akibat yang ditimbulkan oleh jaringan WiFi yang merusak generasi muda, terutama anak-anak di bawah umur, karena WiFi sekarang sudah sangat merajalela, maka dengan ini sesuai dengan hasil keputusan rapat semua pemilik jaringan WiFi yang ada di Desa Curee Baroh harus dinonaktifkan/dihentikan segera," tulis imbauan tersebut seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Helmiadi Mukhtaruddin, Kepala Desa Curee Baroh mengatakan bahwa larangan tersebut hanya berlaku di tempat umum seperti warung kopi. Keputusan itu tidak berlaku bagi penggunaan WiFi di rumah pribadi. "Karena mengingat WiFi memang sangat besar manfaatnya bagi orang yang paham tentang pemakaian WiFi. Tapi bagi anak yang masih SD, SMP, SMA tidak terkendali oleh mereka," tutur Helmiadi.

Larangan penggunaan WiFi di tempat umum rupanya berawal dari keluhan dari para pengurus balai pengajian. Rupanya anak-anak didik mereka sering bolos pada jam mengaji untuk mengakses WiFi di warung kopi.

"Dari rumah katanya pergi mengaji, tapi ternyata bolos," lanjutnya. Setelah ditelusuri, rupanya anak-anak tersebut juga mengakses konten-konten pornografi yang tentunya tidak pantas untuk seusia mereka.

Larangan tersebut rupanya mendapat banyak reaksi dari netter di Indonesia. Mereka menilai keputusan itu tidak tepat karena seharusnya orangtua lebih mengontrol anak mereka. WiFi sebagai kebutuhan yang memberikan manfaat tidak sepatutnya disalahkan atas kelalaian orangtua. Beberapa netter juga menuliskan reaksi kocak.


(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait