Pernah Gagas Petisi Serupa, 6 Fakta Maimon Herawati yang Minta KPI Hentikan Iklan Black Pink
Nasional

Nama Maimon Herawati semakin menjadi buah bibir setelah permintaannya menghentikan iklan Black Pink di televisi disetujui oleh KPI.

WowKeren - Iklan sebuah situs belanja online yang dibintangi oleh girl group asal Korea Selatan, Black Pink, tengah menjadi sorotan. Pasalanya, iklan tersebut mendapatkan protes keras dari seorang wanita bernama Maimon Herawati. Ia membuat sebuah petisi di situs charge.org dan meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mencabut iklan tersebut dari televisi Indonesia.

Protes dilayangkan oleh Maimon lantaran para member Black Pink di iklan situs e-commerce itu mengenakan pakaian yang dianggap seksi seperti rok mini dan celana pendek. Bersambut, petisi Maimon kepada KPI ini mendapatkan jawaban.


Buntutnya, sebanyak 11 stasiun televisi yang menayangkan iklan situs belanja online tersebut mendapatkan peringatan keras dari KPI. Iklan tersebut dinilai tidak memperhatikan ketentuan tentang penghormatan terhadap norma kesopanan yang diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012.

Sontak, nama Maimon semakin ramai dibicarakan publik. Terlebih, adanya protes keras dari sejumlah penggemar Black Pink dan juga masyarakat Indonesia terhadap petisi ini. Banyak yang mendukung petisi yang dibuat Maimon, sementara yang lain menganggap hal itu sudah berlebihan.

Hangat menjadi pembicaraan publik, siapa sebenarnya sosok Maimon Herawati ini? Dilansir dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta soal sosok Maimon Herawati yang Minta KPI menghentikan iklan Black Pink ini.

(wk/silm)

1. Maimon Herawati Merupakan Seorang Dosen di Universitas Padjajaran


Maimon Herawati Merupakan Seorang Dosen di Universitas Padjajaran

Sosok Maimon Herawati begitu menarik perhatian publik akhir-akhir ini. Ia banyak menjadi perbincangan setelah membuat sebuah petisi untuk meminta KPI menghentikan iklan sebuah situs belanja online yang dibintangi Black Pink. Ia adalah seorang wanita yang berasal dari Kota Padang.

Dilihat dari halaman Facebook pribadinya, Maimon merupakan seorang dosen Jurnalisrik di Universitas Padjajaran. Ia juga pernah bekerja sebagai editor di majalah Ummi. Selain bekerja sebagai dosen, Maimon juga menuliskan bahwa dirinya aktif sebagai jurnalis, aktivis kemanusiaan, dan juga seorang trainer.

2. Maimon Herawati Pernah Berkuliah Di Luar Negeri dan Hadir di Acara KBS World Radio


Maimon Herawati Pernah Berkuliah Di Luar Negeri dan Hadir di Acara KBS World Radio

Tak hanya mengenyem pendidikan di dalam negeri, Maimon ternyata juga telah menempuh sejumlah pendidikan di luar negeri. Ia juga aktif mengikuti beberapa seminar dan juga acara di luar negeri.

Dilihat dari profil Facebook miliknya, Maimon menuliskan bahwa dirinya pernah mengenyam pendidikan di Jurusan Islamic Jerusalem Studies di Abertay University. Ia juga menulis tengah mengambil Jurusan Media dan Cultural Studies di Newcastle University.

Dalam beberapa unggahan fotonya di Facebook, Maimon juga terlihat menghadiri acara di KBS World Radio. Ia datang sebagai perwakilan dari Universitas Padjajaran. Maimon juga pernah mengunggah fotonya dengan latar belakang spanduk bertuliskan "The Korean Wave and Indonesia: Cross-Cultural Seminar on Audience Response for the Korean Wave".

3. Akun Diserang Pihak Kontra, Maimon Mengaku Tak Memiliki Instagram


Akun Diserang Pihak Kontra, Maimon Mengaku Tak Memiliki Instagram

Sejak petisinya menjadi viral, banyak akun di Instagram mengatasnamakan dirinya. Terlihat, beberapa komentar kurang menyenangkan juga ditujukan kepada akun tersebut. Namun, melalui akun Facebook pribadinya, Maimon justru mengaku tak memiliki Instagram.

"Tolong sebarkan ya. Saat ini tidak ada akun instagram yang saya kelola :-) Akun lama hilang. Dan saya tidak posting apapun di instagram," tulis Maimon di Facebook. "Tolong beritahu bagaimana caranya. Silahkan cross-posting ke IG biar Kpopers tahu kalau saya tidak di dunia instagram at all :-) Jazakallah khair. Barakallah fiik."

4. Protes Pada KPI, Maimon Justru Mengaku Tak Memiliki Televisi


Protes Pada KPI, Maimon Justru Mengaku Tak Memiliki Televisi

Petisi soal penghentian iklan yang dibintangi Black Pink ini langsung viral usai banyak disebar di media sosial. Berbagai reaksi diberikan oleh netizen dan juga masyarakat Indonesia. Beberapa orang meminta Maimon juga bertindak atas banyaknya tayangan televisi yang juga dinilai tak memberikan manfaat.

Akan tetapi, publik kembali dikejutkan dengan fakta bahwa Maimon mengaku tak memiliki televisi di rumah. Hal itu terungkap dari balasannya untuk sebuah pertanyaan yang dituliskan di akun Facebook miliknya.

"Saya sebenarnya tidak punya tivi," tulis Maimon. "Jika ada sinetron yang melanggar aturan seperti tertuang dalam UU no. 32, tahun 2002 tentang Penyiaran, mohon dikirimkan info ya. Jika ada datanya, seharunya yang punya tivi dan peduli bisa memulai petisi juga. Bisa tag saya, nanti saya bantu blast."

5. Tak Hanya Black Pink, Pernah Buat Petisi untuk Tolak SNSD


Tak Hanya Black Pink, Pernah Buat Petisi untuk Tolak SNSD

Petisi yang dibuat oleh Maimon ini rupanya bukan satu-satunya. Sebelum membuat petisi penolakan iklan yang dibintangi member Black Pink, Maimon juga pernah membuat petisi serupa untuk grup Girls' Generation atau SNSD.

Pada saat itu, Dosen Unpad ini membuat petisi untuk menolak penampilan SNSD di acara Kemerdekaan RI. Padahal, grup asal Korea Selatan itu diundang datang untuk memeriahkan acara countdown Asian Games 2018. Diketahui, pada saat itu juga bertepatan dengan acara Kemerdekaan RI. Salah sasaran, petisi tersebut tak seviral petisinya pada Black Pink.

6. Maimon Mendapatkan Banyak Petisi Tandingan


Maimon Mendapatkan Banyak Petisi Tandingan

Selain mendapatkan dukungan, petisi Maimon juga menimbulkan sejumlah kontra di kalangan para penggemar dan juga masyarakat Indonesia lainnya. Untuk itu, berbagai petisi tandingan juga dibuat dan ditujukan kepada Maimon. Paling ekstrim, sebuah petisi untuk meminta Maimon keluar dari Indonesia juga dibuat di situs change.org.

Sementara itu, netizen lain menyayangkan sikap Maimon yang mengajukan petisi begitu saja. Ia menilai bahwa beberapa ibu rumah tangga bisa mengatasi adanya tayangan kurang pas dengan memberikan bimbingan lebih.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait