Ormas Keroyok Personel Brimob di Depok, 13 Pelaku Diamankan
Nasional

Pengeroyokan diduga karena anggota ormas tidak terima diingatkan oleh anggota Brimob lantaran aksinya menimbulkan kemacetan.

WowKeren - Seorang anggota Brimob, Ipda Ishak menjadi korban pengeroyokan oleh anggota ormas di Depok pada Selasa (25/12). Peristiwa tersebut diketahui setelah korban menghubungi Satuan Intel Korbrimob.

Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa anggota Sat Intel mendapat laporan dari Ipda Ishak bahwa dirinya dipukul oleh sekelompok orang yang berseragam Ormas BPPKB Banten. Adapaun ormas tersebut bertugas mengatur putaran Jalan Juanda.

“Anggota Sat Intel mendapat telepon dari Korban Ipda Ishak bahwa korban mendapat perlakuan tidak wajar atau pemukulan dari beberapa oknum masyarakat berseragam Ormas BPPKB Banten,” kata Argo Yuwono dilansir detikcom pada Rabu (26/12). “Yang mengatur putaran Jalan Juanda dengan membawa kardus bertuliskan 'bantuan tsunami Banten'.”

mendengar laporan dari Ipda Ishak, Sat Intel langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Polsek Sukmajaya.

Para anggota ormas berkumpul di lokasi kejadian untuk menggalang dana bagi korban tsunami Selat Sunda. Saat itu, Ipda Ishak sedang melalui jalan tersebut dan ingin putar balik. Namun, anggota ormas justru menendang mobil Ipda Ishak.

“Kemudian Ipda Ishak dari arah Margonda ingin putar balik,” terang Argo. “Lalu ormas BPPKB Banten menendang kendaraan mobil milik Ipda Ishak.”


Tak terima dengan perlakuan yang didapatnya, Ipda Ishak kemudian menegaskan bahwa dirinya adalah seorang polisi. Bukannya takut, anggota ormas justru langsung meludah dan merobek baju Ipda Ishak.

“Lalu Ipda Ishak bilang 'saya polisi',” lanjut Argo. “Tetapi ormas BPKB Banten langsung meludah dan merobek baju Ipda Ishak.”

Kejadian tersebut bermula ketika anggota ormas diingatkan oleh Ipda Ishak lantaran kegiatan mereka untuk meminta sumbangan dinilai menimbulkan kemacetan lalu lintas. Hal ini membuat pelaku naik pitam dan langsung menendang mobil Ipda Ishak.

“Kejadian tersebut terjadi dikarenakan Ipda Ishak memberitahukan agar jangan kendaraan diberhentikan terlalu lama bergantian dengan pengguna jalan lainnya,” papar Argo. “Mendengar penyampaian korban, para pelaku tidak terima dan menendang mobil korban.”

Saat ini, polisi sudah mengamankan 13 orang yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Depok AKP Firdaus.

Meski begitu, ia belum membeberkan peran pelaku secara rinci. “Sudah diamankan 13 orang dan sedang dilakukan pemeriksaan,” kata AKP Firdaus dilansir detikcom pada Rabu (26/12).

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait