PKPI menegaskan bahwa kubu Jokowi selalu berupaya untuk berkampanye secara positif tanpa harus mengkambing hitamkan pihak lain.
- Wahyu
- Kamis, 27 Desember 2018 - 15:49 WIB
WowKeren - Petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Amien Rais untuk mengundurkan diri dari jabatannya saat ini. Hal ini tumbuh menjadi polemik di dalam tubuh PAN sendiri. Ada elite yang mendukung Amien dan juga yang bersikukuh agar Amien segera mundur, yang tak lain adalah kelompok Goenawan Mohamad cs.
“Kami mendapatkan kesan kuat bahwa Amien Rais sejak mengundurkan diri sebagai ketua umum PAN sampai sekarang,” kata Goenawan dalam keterangan tertulis, Rabu (26/12). “Baik secara pribadi maupun mengatasnamakan PAN seringkali melakukan kiprah dan manuver politik yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip PAN.”
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan bahwa apa yang dilakukan Goenawan cs adalah upaya untuk menyerang Prabowo Subianto. Ia menilai bahwa kelompok tersebut telah melakukan tawar politik dengan kubu petahana, Joko Widodo alias Jokowi - Ma’ruf Amin.
Selain Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi juga mengikutsertakan nama Jokowi dalam polemik tersebut. Viva mengatakan bahwa pihak yang meminta Amien mundur adalah mereka yang mendukung Jokowi.
Polemik yang terjadi di intern PAN membuat Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) angkat bicara. Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan meminta agar nama Jokowi tidak dicatut dalam urusan intern PAN.
Ia menegaskan bahwa kubu Jokowi selalu mengutamakan narasi positif dalam berkampanye. Upaya mencari kambing hitam bukanlah karakateristik kubu ini. Sehingga, ia sangat menyesalkan adanya petinggi PAN yang menyeret nama Jokowi dalam polemik mereka.
“Yang kami sesalkan mengapa harus melibatkan Pak Jokowi dalam hal ini,” kaya Verry dilansir detikcom Kamis (27/12). “Sekali lagi kami berusaha untuk selalu mengedepankan narasi positif setiap kami berkampanye, tidak untuk kemudian mencari kambing hitam atau hal-hal yang di luar dari konteks.”
Verry menambahkan, pihaknya sangat menghormati kubu lawan dan tidak akan ikut campur urusan intern PAN. Ia memohon agar nama Jokowi tidak dilibatkan karena memang tidak ada kaitannya.
“Kami mohon dengan hormat untuk tidak melibatkan capres yang kami dukung,” kata Verry. “Karena sama sekali tidak relevan hal tersebut.”
Reaksi yang sama juga dilontarkan oleh Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan. Ia menegaskan bahwa urusan internal PAN tidak ada kaitannya dengan Jokowi.
“Itu urusan internal PAN, tidak ada hubungannya sama sekali dengan koalisi Jokowi,” jelas Daniel Johan dilansir detikcom Kamis (27/12). “Tapi PAN, meski saat ini berbeda pilihan dan koalisi, tetap sahabat PKB dan kami tetap berharap yang baik untuk PAN.”
(wk/wahy)