Dari dana kampanye yang terkumpul, pengeluaran paling banyak tercatat untuk kebutuhan safari ke sejumlah daerah.
- Wahyu
- Rabu, 02 Januari 2019 - 14:03 WIB
WowKeren - Sudah menjadi rahasia umum bahwa dana yang dibutuhkan untuk melakukan kampanye tidaklah sedikit. Hal itu sudah dibuktikan sendiri oleh Sandiaga Uno. Calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut diketahui telah menjual sahamnya dengan total nilai mencapai setengah triliun rupiah.
Hingga saat ini, Sandiaga Uno telah berkontribusi dalam penerimaan dana kampanye kubu yang disungnya sebesar Rp39,5 miliar. Jumlah ini merupakan 73,2 persen dari total seluruh dana yang diterima oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni Rp54 miliar.
Dengan jumlah sebanyak itu, menjadikan Sandiaga sebagai penyumbang terbesar dana kampanye. Prabowo sendiri hanya menyumbang 24,2 persen saja yakni sekitar Rp13 miliar. Selain dari Sandiaga dan Prabowo, sumber penerimaan dana berasal dari perorangan, kelompok, dan Partai Gerindra.
Sandiaga mengatakan bahwa dirinya akan selalu berupaya untuk bersikap transparan. Ia akan melaporkan total pengeluaran untuk kampanye sesuai dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya.
“Totalnya akan saya laporkan sesuai dengan LHKPN saya,” kata Sandiaga di Media Center BPN, Jakarta Selatan pada Senin (31/12). “Berapa yang sudah dikeluarkan untuk kebutuhan ini. Saya sangat transparan.”
Sejauh ini, sedikitnya Rp46,6 miliar telah digelontorkan untuk kampanye. Pengeluaran tersebut didominasi oleh kebutuhan safari ke sejumlah daerah. Dengan panjabaran dana kampanye semacam itu, Sandiaga ingin membuktikan adanya transparasi kepada rakyat.
“Prinsip kami adalah KYC (know your contribution),” terang Sandiaga. “Sumbangan ini bukti transparansi dan prinsip-prinsip yang menghadirkan keberpihakan kepada rakyat.”
Dengan begitu, ia berharap bahwa rakyat dapat memahami kejelasan asal-usul sumber dana kampanye, yang tak lain adalah hasil penjualan saham miliknya. Tak hanya dirinya, ia juga mengimbau agar donatur lainnya juga transparan agar bisa diketahui oleh publik.
“Pendanaan kampanye jadi jelas dari mana saja sumbernya. Sumber saya jelas dari penjualan aset atau saham," imbuh Sandiaga. “Siapa yang berkontribusi harus terang benderang dan diketahui oleh publik.”
(wk/wahy)