Sosok legenda sepak bola asal Argentina, Diego Maradona, dilarikan ke rumah sakit di Buenos Aires pada 4 Januari 2019.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 05 Januari 2019 - 08:46 WIB
WowKeren - Legenda sepak bola asal Argentina, Diego Maradona, harus dirawat di rumah sakit pada 4 Januari 2019. Dokter menemukan ada pendaran dalam lambung Maradona.
Dilansir ESPN, Maradona dilarikan ke rumah sakit Clinica Olivios di Buenos Aires, Argentina, pada Jumat (4/1) sore. Keputusan tersebut diambil setelah Maradona melakukan cek kesehatan rutin.
Diketahui, Maradona tengah berencana untuk kembali ke Meksiko dan melatih tim divisi dua Dorados de Sinaloa sebelum masuk ke rumah sakit. Tim tersebut akan memulai kompetisi pada 6 Januari 2019 mendatang.
Kabar masuknya Maradona ke rumah sakit ini memang tak terduga. Apalagi pengacaranya baru mengonfirmasi sang legenda akan melatih di Meksiko untuk musim keduanya berturut-turut.
"Diego Maradona telah bersepakat untuk melanjutkan (kontrak) dengan Dorados de Sinaloa," jelas agensi Maradona, Matias Morla, dalam unggahan Twitter. "Dan akan bertahan sebagai pelatih tim tersebut sepanjang musim ini."
Pemain yang dijuluki "Tangan Tuhan" itu disebut akan melakukan prosedur endoskopi. Meski demikian, tingkat keparahan kondisinya masih belum diketahui karena pihak rumah sakit masih belum memberikan pernyataan resmi.
Maradona sendiri memang diketahui sering keluar masuk rumah sakit selama bertahun-tahun. Perawatan medis tersebut disebabkan oleh gaya hidupnya yang kurang sehat.
Sebelumnya, Maradona jatuh sakit pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu, sang legenda terekam pingsan di deretan kursi eksekutif kala Argentina bertanding melawan Nigeria.
Pria berusia 58 tahun tersebut juga pernah dirawat di rumah sakit pada 2004 silam karena sejumlah keluhan mulai dari jantung hingga paru-paru. Gangguan kesehatan tersebut merupakan akibat dari penggunaan kokain.
Maradona lalu menjalani rehabilitasi di Kuba dan Argentina untuk mengatasi masalah tersebut. Setelah itu, ia melakukan operasi pengencangan perut untuk membantunya mengurangi berat badan.
Setelah lepas dari narkotika, Maradona kembali memeriksakan diri ke rumah sakit pada 2007 karena penyalahgunaan alkohol. Baru-baru ini, ia juga diketahui berjalan dengan bantuan kruk karena memiliki masalah lutut.
(wk/Bert)