Cerita Tentang Sasaeng Fans, Jaejoong JYJ: Mereka Bahkan Masuk ke Kamarku
Selebriti

Para penggemar ini bahkan mencoba untuk mencoba untuk melakukan sesuatu yang mengarah ke pelecehan seksual pada member JYJ.

WowKeren - Pada Minggu (6/1), salah satu personil JYJ, Hero Jaejoong, muncul di sebuah acara televisi Jepang, "Gyeoretsuno Dekiru Horitsu Sodanjo". Dalam kesempatan ini, ia menceritakan banyak hal, salah satunya adalah masalah yang disebabkan oleh penggemarnya.

Hal itu dimulai ketika Masaki Sugano menceritakan pengalamannya dengan para penggemar. Ia mengaku jika dirinya pernah dipeluk oleh tiga penggemar wanita paruh baya.

"Jika seorang pria yang lebih tua memeluk seorang gadis muda, itu disebut pelecehan seksual, tapi..." ujar Masaki yang ragu untuk meneruskannya.

Menanggapi hal ini, pengacara Harumo Kitamura pun menyampaikan pendapatnya. Ia mengatakan hal itu tidak akan menyebabkan masalah jika sang selebriti menerimanya. Namun, ketika para selebriti merasa tidak nyaman saat disentuh dan menyadarinya, maka hal itu bisa dianggap sebagai pelecehan seksual atau pelanggaran melalui serangan. Dia juga mengatakan jika baru-baru ini, tindakan berlebihan yang dilakukan penggemar terhadap para selebriti dianggap sebagai suatu permasalahan yang serius.


Setelahnya, Jaejoong diberikan pertanyaan serupa tentang pengalamannya bersama penggemar yang berlebihan. Dan pria kelahiran tahun 1986 tersebut memberikan jawaban yang mengejutkan.

"Ada banyak penggemar yang masuk ke kamarku. Di tengah malam, ketika aku sedang tidur, di atasku...," ungkap Jaejoong yang tak mampu melanjutkannya. "Ada begitu banyak hal yang mereka lakukan padaku, yang tidak bisa ku katakan di TV. Itu bahkan sudah terjadi puluhan kali."

JYJ sendiri memang dikenal sebagai grup yang kerap memiliki masalah dengan sasaeng fans. Di tahun 2012 lalu, mereka terlibat kontroversi yang menyatakan jika mereka melakukan tindakan kasar terhadap para penggemar berlebihan itu.

Kala itu, mereka menyatakan jika mereka telah menderita karena sasaeng fans sejak tahun 2004. Sebab para penggemar tersebut selalu mengikuti gerak-gerik mereka setiap waktu yang membuat mereka seperti berada dalam penjara.

"Mereka membeberkan semua panggilan telepon kami, melacak posisi mobil kami dengan GPS dan diam-diam mengejar kami. Mereka juga sering mendobrak masuk rumah dan mengambil barang-barang pribadi kami," tutur Xiah Junsu di tahun 2012 silam. "Mereka bahkan mencoba untuk menciumku saat aku tidur, dan mereka menjadi penyebab kecelakaan antara taksi dan mobil kami hanya karena mereka ingin melihatku dari dekat. Setiap hari aku dibayangi ketakutan dengan tingkah nekat fans seperti ini."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!