Yusril Mahendra Umumkan Dukungan PBB untuk Jokowi, Caleg Pro-Prabowo di Sumbar Mundur dari Partai
Instagram/yusrilihzamhd
Nasional

Iwan mengatakan bahwa ada kader lainnya yang juga mundur dari PBB. namun, untuk jumlah pastinya, Iwan tidak mengetahui.

WowKeren - Partai Bulan Bintang (PBB) resmi mendukung pasangan calon capres-cawapres nomor urut 01, yakni Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 nanti. Sikap tersebut diprotes caleg PBB untuk DPRD Kota Padang, Iwan Ahmad yang mendukung Prabowo Subianto. Ia mengaku kecewa dan mundur dari partai tersebut.

"Saya kecewa, karena ini keluar dari Ijtimak Ulama," kata Iwan seperti dilansir dari Detik. "Saya tidak bisa mendustai perasaan dan konstituen."

Iwan mengatakan bahwa ada kader lainnya yang juga mundur dari PBB. Namun untuk jumlah pastinya, Iwan tidak mengetahui.

"Saya tidak tahu jumlah pastinya, tapi banyak yang kecewa dan memilih mundur," jelas Iwan. "Saya baru bisa mengundurkan diri dari PBB. Sebagai caleg harus melewati proses partai dulu."

Tak hanya Iwan, caleg PBB untuk DPR dari Dapil Sumbar I, Irfianda Abidin, menyertakan kekecewaannya atas sikap PDD yang mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. Berbeda dengan Iwan, Irfianda tidak mengundurkan diri sebagai kader dan caleg, melainkan mendorong digelarnya muktamar luar biasa untuk mengganti Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.


Yusril di nilai tidak dapat menjadi imam partai karena keluar dari Ijtimak Ulama. "Ibaratnya, imam PBB sudah lepas wudu. Sudah batal wudu. Karena sudah batal wudu, sudah tidak bisa lagi jadi imam," ujar Irfianda.

Keputusan PBB juga mendapat protes dari salah satu caleg, yakni Novel Bamukmin. Novel menuturkan bahwa nantinya akan ada banyak Caleg maupun kader PBB yang melakukan pengunduran diri secara massal. Hal itu akan disampaikan secara terbuka ke media-media.

Novel menilai bahwa sebagai Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra telah gagal memimpin partai tersebut. Menurutnya, selama ini ini Yusril telah tiga kali membawa partai tersebut pada kegagalan sehingga akan berdampak pada masa depan PBB selanjutnya.

Sebelumnya, Yusril mengungkap alasan partainya mendukung kubu petahana pada Pilpres 2019. Ia menilai bahwa Jokowi-Ma'ruf memberi manfaat baik, tidak hanya untuk partainya, namun juga untuk umat Islam.

"PBB sebenarnya tidak bisa mencalonkan orang dalam Pilpres," terang Yusril di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/1). "Jadi kami memilih apa yang paling baik dan paling bermanfaat untuk umat Islam dan bagi PBB sendiri."

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait