Disebut MUI Tak Pakai Akal Sehat, Said Aqil Jelaskan Maksud Pidato 'Kalau Bukan NU Salah Semua'
nu.or.id
Nasional

Pidato Said Aqil mengenai keterlibatan warga NU dalam masyarakat dan pemerintahan memancing sejumlah kontroversi.

WowKeren - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, akhirnya memberikan penjelasan mengenai pidato kontroversialnya. Said membantah berbagai tudingan bahwa dirinya disebut memecah belah Indonesia.

"Pidato saya ketika hadir di Muslimat, Harlah Muslimat ke-73, saya katakan Menteri Agama, Kepala Kemenag, khatib, imam Jumat, imam masjid, harus NU karena kalau bukan NU, nanti salah semua," ungkap Said dikutip dari NU Online pada Kamis (31/1). "Itu artinya, kalau bukan NU, amalan amaliah-amaliah NU akan disalah-salahkan semua."

Said juga menjelaskan bahwa NU memiliki sejumlah amalan yang selama ini dianggap bid'ah. Oleh karena itu, ia menyarankan kepada para anggotanya untuk aktif berperan di masyarakat. Ia khawatir jika peran keagamaan dipegang oleh pihak luar NU, maka amalan yang semala ini diajarkan NU akan terus dicap salah dan bid'ah.


"Wiridan setelah shalat salah. Maulid Nabi salah. Rajabiyah salah. Isra Miraj, ziarah kubur salah. Tawasul salah. Haul salah. Malah musyrik. Bid’ah semua itu. Saya kan bilang tari-tarian bid’ah semua, tari-tari sufi ini," lanjut Said Aqil. "Itu maksudnya. Bukan saya nyalahin orang, bukan berarti nganggap orang salah, bukan."

Menurut Said Aqil, banyak pihak yang salah paham dengan pernyataannya karena pidatonya itu dipotong. Hal itu membuat banyak pihak menyangka bahwa peran seperti imam masjid, khatib, KUA, Menteri Agama, haruslah dari NU, kalau dipegang selain NU maka akan salah semua.

Sebelumnya, sejumlah kritikan diberikan terhadap Said Aqil atas pidatonya tersebut. Salah satunya datang dari Sekjen Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas. Ia bahkan menyebut Said Aqil tak memiliki akal sehat saat memberikan pidato tersebut.

" Jelas kita sangat kita sesalkan. Pernyataan ini jelas tidak mencerminkan akal sehat," terang Anwar dalam keterangan tertulis yang dilansir Dream pada Kamis (31/1). "Saya yakin pernyataan ini adalah pernyataan dan sikap pribadi dari Said Aqil Siradj dan bukanlah sikap dari NU."

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!