Viral di Medsos, Lumba-Lumba Putih yang Muncul di Sungai Kualuh Sumatera Utara Dikabarkan Mati
YouTube
Nasional

Video kemunculan dua lumba-lumba berwarna putih ini berhasil menjadi bahan pembicaraan di Instagram.

WowKeren - Belakangan ini, media sosial dikejutkan dengan munculnya dua ekor lumba-lumba berwarna putih di Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Beberapa video yang tersebar di Instagram menunjukkan ada dua ekor lumba-lumba berwarna putih tengah berenang di sungai. Warga yang menyaksikan tampak merekam dan antusias melihat tingkah dua lumba-lumba tersebut.

Sempat viral diketahui muncul pada Minggu (27/1) kemarin, satu dari dua lumba-lumba tersebut dikabarkan mati. "Benar, tadi ditemukan warga sekitar lumba-lumba itu sudah mengapung di sungai," terang Kepala Desa Kuala Beringin, Edi Mansur Pane, seperti dilansir Viva pada Kamis (30/1).

View this post on Instagram

. Ikan yang diduga Lumba lumba air tawar/Pesut sudah muncul di sungai kualuh Dusun Ramean desa Kuala Beringin, kec.Kualuh Hulu, kab.Labuhanbatu Utara, sumut. Siang menuju sore ini 27/01/19 Dua ekor ikan diduga Lumba lumba air tawar/pesut sudah muncul di dusun II Ramean desa Kuala Beringin, hewan langka ini menjadi tontonan warga sekitar Menurut kabar dilapangan, dua ekor ikan besar ini terlihat seperti stress Warga sekitar yang tak pernah melihat kejadian ini langsung antusias dan mengabadikan dengan kamera ponselnya, namun tidak ada yang menangkapnya, warga hanya menonton ikan meliuk liuk berenang di hulu sungai kualuh ini Jika benar ini adalah ikan langka Lumba lumba air tawar/pesut, semoga menjadi perhatian dinas terkait agar tetap terjaga kelestariannya Laporan Jannatun Adnin dan Maya Sagala ____________________________________________________________ Inget untuk uplod foto dan info kalian di Labura dengan tag dan hastag #laburaku Punya info menarik WA ke 081360051765 Follow ig @laburaku fb dan fp : LaburaKu Subscribe Youtube : LaburaKu Channel #laburaku #labura #mtmasumut #aekkanopan #medan #sumut #pariwisatasumut #visitsumut #medanwisata #adventure #asahan #labuhanbatu #rantauprapat #labusel #toba #tgif #simalungun #tebingtinggi #batubara #tapanuli #sibolga #taput #tapsel #tapteng #sidimpuan #humbahas #sidikalang #madina

A post shared by Labura Labuhan Batu Labusel (@laburaku) on


Pihak terkait mengatakan bahwa dua lumba-lumba tersebut belum sempat dievakuasi, namun salah satu dari mereka sudah mati. Untuk itu, Edi meminta kepada Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut untuk segera mengupayakan evakuasi pada satu lumba-lumba lain.

"Tadi telah kita sarankan agar segera di upayakan evakuasi, supaya tidak terjadi hal yang sama," ujar Edi. Pihak BBKSDA sendiri menyatakan bahwa mereka masih belum mengetahui apa penyebab matinya lumba-lumba air tawar tersebut.

Untuk diketahui, peneliti mamalia laut dari Pusat Penelitian Oseonografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sekar Mira, menyatakan bahwa dua lumba-lumba tersebut merupakan jenis lumba-lumba punggung bongkok Asia-Pasifik (Sousa chinensis). Sekar juga menjelaskan bahwa warna putih lumba-lumba tersebut bukanlah kelainan melainkan ciri khas mereka.

Lebih lanjut, Sekar menjelaskan bahwa lumba-lumba jenis itu memang kerap bermain hingga ke sungai untuk mengejar ikan. Namun, pengusutan penyebab mereka sampai berada di sungai juga perlu dikaji. Ditakutkan, lumba-lumba tersebut berada di sungai lantara ada gangguan di hilir.

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait