Ketua Timses Jokowi Erick Thohir Dilaporkan ke Bawaslu Lantaran Sebut Paslon 02 Kerap Berbohong
Instagram/erickthohir
Nasional

Pelapor menilai bahwa pernyataan Erick Thohir bisa memicu kegaduhan di masyarakat sehingga bisa mencederai pelaksanaan Pemilu yang damai.

WowKeren - Dalam masa kampanye, perseteruan antara kubu Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak dapat terelakkan. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, baru-baru ini dilaporkan ke Bawaslu oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB).

Salah satu anggota TAIB, Raka Gani Pissani, mengatakan bahwa Erick telah memberikan pernyataan tidak benar yang dinilai menyindir Paslon Prabowo-Sandiaga. Dalam pernyataannya itu, Erick meminta agar Paslon nomor dua menggunakan data saat akan menyampaikan gagasan. Sebab menurut Erick, selama ini apa yang dikatakan oleh Paslon nomor urut 02 adalah hal yang tidak sesuai dengan fakta.

"Yang kami laporkan ini Pak Erick Thohir dalam kedudukannya sebagai Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf yang membuat pernyataan pada hari Sabtu, 26 Januari 2019 melalui media," kata Raka di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (31/1). "Yang di mana di media tersebut dalam wawancara menyebutkan 'kita harus bicara dengan data, ini yang saya sayangkan kalau dari Paslon 02 yang diangkat selalu kebohongan'."

Untuk itu, Raka meminta agar Erick mau mempertanggungjawabkan apa yang telah diucapkannya itu. Sebab menurut Raka, apa yang disampaikan Erick tidak benar dan merupakan fitnah.


"Pernyataan Pak Erick tersebut tentu saja harus dikoreksi dan harus dimintai pertanggungjawaban," tegas Raka. "Karena sangat tidak benar dan merupakan fitnah jika menyatakan Paslon nomor 02 yang diangkat selalu kebohongan."

Raka menilai bahwa pernyataan Erick tersebut bisa memicu kegaduhan di masyarakat. Padahal, Pemilu seharusnya dilaksanakan secara damai.

"Saya kira apa yg disampaikan Erick Thohir dalam hal ini bisa menimbulkan kegaduhan," kata Raka. "Apalagi kita sama-sama berkomitmen dalam hal ini untuk menjaga agar Pemilu ini damai."

Sebagai ketua TKN, Raka menyebut bahwa Erick seharusnya bisa melakukan introspeksi. Sebab, apa yang dikatakan Erick saat membandingkan Prabowo dengan Ratna Sarumpaet tidaklah tepat.

"Hal inilah yang mesti diluruskan. Semestinya Erick Thohir sebagai Ketua TKN di sini harus introspeksi dengan mengatakan yang diangkat (Prabowo-Sandi) selalu kebohongan," tegas Raka. "Karena seperti apa yang disebutkan kita bisa lihat, nggak ada Pak Prabowo menyebutkan (kebohongan) seperti itu."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait