Sebagai paman dari Mikha Tambayong, Harvey Malaiholo mengetahui pengabdian sang keponakan ke ibunya sebelum wafat.
- Eva Ayu Rahmawati
- Selasa, 05 Maret 2019 - 16:35 WIB
WowKeren - Duka masih menyelimuti keluarga besar Mikha Tambayong. Aktris berusia 24 tahun ini kehilangan sang bunda, Deva Sheila Tambayong, untuk selama-lamanya yang meninggal dunia pada Minggu (3/3).
Sebelumnya, ibunda Mikha diketahui meninggal dunia di RS Premier Jatinegara lantaran mengidap penyakit autoimun. Acara pemakaman ibunda Mikha pun digelar pada Selasa (5/3) yang dihadiri oleh keluarga, termasuk penyanyi Harvey Malaiholo yang merupakan kakak tertua dari Deva.
Saat ditemui usai pemakaman, Harvey sempat meminta maaf lantaran Mikha masih sangat syok sehingga belum bisa ditemui. Harvey pun menjelaskan bahwa acara pemakaman sang adik bungsu berjalan lancar.
"Mikha belum siap ngomong. Berdiri aja dia suka belum kuat. Mohon dimaafkan. Puji Tuhan, semua proses pemakaman hari ini mulai dari rumah sampai sini semua bisa berjalan dengan baik," ujar Harvey kepada WowKeren di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/3). "Semua acara lancar dan untuk itu kami mengucapkan terima kasih pada Tuhan dan semua yang sudah support sejak adik saya dipanggil Yang Maha Kuasa hingga saat ini."
Lebih lanjut, Harvey menceritakan tentang sosok ibunda Mikha yang memiliki hubungan dekat dekatnya. Selain itu, Harvey juga mengungkapkan bahwa Mikha merasa sangat kehilangan ibunya yang selalu ia dampingi selama dirawat. Namun, kekasih pebasket Deniel Wenas tersebut tak bisa berada di sisi sang bunda di saat-saat terakhirnya, lantaran sedang mengisi acara Java Jazz bersama Harvey.
"Selama sakit Mikha itu tidak pernah meninggalkan rumah sakit. Kalau ada pekerjaan aja dia selalu jalan dari RS ke lokasi. Hampir tidak pernah pulang ke rumah," ungkap Harvey. "Kalian bisa rasakan kehilangan dia, saat beliau dipanggil, Mikha tidak ada di sisinya karena harus show di Java Jazz. Nah itu yang buat dia terpukul. Setiap hari dampingi almarhumah. Saya juga. Hanya saat mengembuskan nafas terakhir saja saya dan Mikha enggak ada."
Berikutnya, Harvey juga menyebutkan tentang kedekatan Mikha dengan sang bunda. Namun, penyanyi berusia 56 tahun tersebut mengungkapkan bahwa sang adik yang selalu ingin pulang saat dirawat di rumah sakit. Agaknya, pesan tersebut dinilai Harvey sebagai firasat beberapa hari sebelum ibunda Mikha meninggal dunia.
"Beliau selalu ngobrol sama Mikha ya, saya juga enggak tahu apa yang dibicarakan, tapi memang Mikha dan ibunya dekat," papar Harvey. "Ke keluarga beliau hanya selalu katakan ingin pulang. Nah, kami enggak tau kalau ternyata beliau mau pulang ke rumah Tuhan. Beberapa hari sebelum masuk ICU beliau bilang mau pulang."
(wk/evaa)