Tanggapan Mahfud MD Soal 'Siasat' Said Didu dan Rocky Gerung Hindari Massa Naik Ambulans
Nasional

Said Didu dan ahli filsafat Rocky Gerung 'bersiasat' menaiki ambulans untuk menghadiri sebuah acara seminar di Kota Jember, Jawa Timur.

WowKeren - Mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Muhammad Said Didu, tengah mendapat banyak sorotan dari warganet. Pasalnya, Said Didu dan ahli filsafat Rocky Gerung menaiki ambulans untuk menghadiri sebuah acara seminar di Kota Jember, Jawa Timur.

Momen tersebut dibagikan Said ke akun Twitter pribadinya, @saididu pada Kamis (7/3). Dalam unggahan tersebut, Said menuturkan bahwa mereka menggunakan ambulans untuk menyiasati pihak-pihak yang hendak menghadang mereka.

"Demi mencapai lokasi acara di Jember, utk mensiasati 'hadangan' pihak2 tertentu kami terpaksa bersiasat dg naik Ambulance," tulis Said. "Kami tetap happy demi ketemu rekan2 utk menyebarkan virus akal sehat utk menggusur kebohongan."

Namun ternyata "siasat" Said dan Rocky ini mendapat banyak kritik dari warganet. Banyak yang merasa bahwa Said menyalahgunakan fungsi ambulans.


"Kok bisa mengatas namakan akal sehat Dan menggusur kebohongan Dgn menggunakan ambulance ....... akan saya catat pak saididu atas kepongahan ini," komentar akun @T_***l. "Semoga sehat selalu.. Semoga ga beneran diangkut pke ambulan.senyuman kalian akan berganti dg tangisan. Ambulans kok buat main2.. Ngomong anti kebohongan.. Lha situ malah menunjukkan kebohongan sendiri," timpal akun @bi***ar.

Salah satu warganet lantas menanyakan perihal penyalahgunaan ambulans tersebut kepada mantan Ketua Mahakamah Konstitusi (MK), Mahfud MD. Akun @YuliaHartati menanyakan kepada Mahfud apakah tindakan tersebut masuk dalam pelanggaran hukum.

Mahfud pun lantas memberikan jawabannya. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut tergantung pada aturan masing-masing rumah sakit.

"Tergantung aturan rumah sakitnya. Kalau RS-nya tak melarang kan tak apa2. Tanyakan ke RS-nya saja, apa melarang mobil ambulance-nya mengangkut orang selain janazah," jawab Mahfud, Jumat (8/3). "Dan kalau itu pelanggaran, tetap sj bkn tindak pidana tapi sikap indisipliner sopir atau penjaga mobilnya."

Warganet pun memberikan tanggapan yang beragam atas jawaban Mahfud. Ada yang menerima jawaban tersebut, namun ada juga yang masih menyanggah.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait