Gelar Acara Milenial Road Safety Festival, Polisi Tutup 6 Jam Jembatan Suramadu 17 Maret Nanti
Twitter/HumasPoldaJatim
Nasional

Nantinya, arus lalu lintas arah Surabaya-Madura dan sebaliknya akan dialihkan melalui jalur penyeberangan laut.

WowKeren - Pemerintah terus berupaya membangun kesadaran masyarakat untuk selalu tertib dalam berkendara. Cara berkendara yang tertib bisa mendorong keamanan dan kenyamanan bagi setiap pengguna jalan.

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akan menggelar acara Milenial Road Safety Festival di Jembatan Suramadu pada Minggu (17/3) nanti. Imbasnya, jembatan tersebut akan ditutup selama enam jam. Adapun alasan pemilihan Jembatan Suramadu untuk menggelar aksi ini adalah guna menghindari kemacetan di jalan raya.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan bahwa acara tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terutama generasi milenial. Acara itu diharapkan bisa membangun kesadaran untuk berkendara dengan prinsip safety riding.

"Bagaimana generasi muda ini tercipta di Jawa Timur," kata Barung di Mapolda Jatim, Senin (11/3). "Untuk yang melakukan yang namanya safety di jalan raya."

Dalam acara itu nantinya juga akan ada pemecahan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Barung menjelaskan bahwa akan ada beragam aksi yang dilakukan, seperti bungee jumping dan menari di seribu perahu kapal.

"Pemecahan rekor MURi nanti ada di sana, banyak hal nanti yang akan kita persembahkan untuk Jawa Timur," jelas Barung. "Ada nanti menari di seribu perahu kapal, kemudian bungee jumping, ada lagi kegiatan yang kita sampaikan kepada masyarakat."

Barung mengatakan bahwa pihaknya juga akan mendatangkan sejumlah artis ternama untuk membintangi pertunjukan musik. Hal itu dilakukan agar pesan bisa tersampaikan ke banyak masyarakat.

Sehubungan dengan ditutupnya akses jalan melalui Jembatan Suramadu, Kepala Dinas Perhubungan Jatim Fattah Jasin mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Bagi pengendara dari Surabaya yang ingin ke Madura akan dialihkan ke Dermaga Ujung. Sedangkan bagi publik yang hendak ke Surabaya dari Madura akan dialihkan ke Dermaga Kapal.

Tentu saja, pihak Dishub juga sudah menyiapkan armada kapal untuk mengangkut para pengendara ini. Selama ini hanya ada 4 hingga 6 kapal untuk melayani penyeberangan yang mana jumlah tersebut tidak cukup sehingga harus ditambah.

"Rakayasa lalu lintasnya sudah pernah dibicarakan," kata Fattah dilansir dari CNN Indonesia pada Selasa (12/3). "Pertama pasti ada penambahan kapal untuk penyeberangan yang selama ini hanya dilayani oleh 4 atau 6 kapal. Itu harus ditambah."

You can share this post!

Related Posts
Loading...