Ternyata Ini Pekerjaan Suami Soimah Yang Belum Diketahui Banyak Orang
Instagram/showimah
Selebriti

Soimah bercanda bahwa salah satu alasan dirinya menerima sang suami adalah karena pekerjaannya, wah apa itu?

WowKeren - Raffi Ahmad kembali menghadirkan segmen InspiRANSi di YouTube miliknya, Rans Entertainment. Kali ini Raffi menggandeng pesinden kondang Tanah Air, Soimah. Berbagai hal pribadi dan perjuangan mengesankan dari sosok Soimah dibahas oleh Raffi dalam video tersebut.

Soimah menceritakan perjuangan dirinya sampai menjadi artis papan atas seperti sekarang ini. Berasal dari kota kecil, Soimah berjuang mati-matian demi mewujudkan mimpi sang bunda yang ingin sekali melihatnya menjadi artis. Beruntung Soimah selalu didampingi oleh sang suami, Herwan Prandoko alias Koko.


Menikah pada tahun 2002, Koko setia mendampingi sang istri sampai berhasil seperti sekarang ini. Kesetiaan dan perjuangan Koko bersama Soimah dalam mencapai karir seperti sekarang pun membuat Raffi takjub. Suami Nagita Slavina kemudian mengungkap bahwa Koko bukan orang sembarangan.

Rupanya Koko memiliki usaha yang mapan sebagai bos bis dan merupakan salah satu orang kaya di kampung. "Katanya suami lu juragan bis ya?" tanya Raffi dalam video yang diunggah pada 18 Maret 2019. "Ya awalnya punya bis transportasi, terus gabah (atau) penggilingan padi. Sekarang masih ada," jelas Koko santai.

Soimah pun bercanda dengan menyebut bahwa pekerjaan Koko menjadi salah satu alasannya mau dinikahi. "Kalau lu mah ada (terhenti)," timpal Raffi. "Makanya gue mau ama dia," celetuk Soimah santai. "Oh jadi ceritanya lu jadi orang berada di daerah kampungnya, gitu? kayak Cinderella, lu (Soimah) yang miskinnya, dia yang kayanya," sambung Raffi sambil tertawa.

Cerita pun berlanjut ke topik penyesalan Soimah yang belum sempat menunjukkan kesuksesannya kepada sang bunda, Kasmiyati yang meninggal sekitar tahun 2007. Pemilik nama lengkap Soimah Pancawati itu juga mengungkapkan bahwa dirinya belum sempat memberikan mukena berbahan sutra yang diimpikan sang bunda saat itu.

"Karena ketika aku masuk TV itu 2009 awal, ibuk meninggal itu sekitar tahun 2007-an. Jadi setahun setelah itu baru aku masuk TV. Jadi ibuku belum bisa menyaksikan apa yang dia minta, tampil di TV-TV Jakarta," kenang Soimah sedih. "Itu yang bikin aku sedih. Ibaratnya kalau masih hidup, aku bisa beliin sutra (mukena sutra impian sang bunda)."

You can share this post!

Related Posts
Loading...