Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Titiek Soeharto sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemerintahan Prabowo jika menang Pilpres nanti.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 11 April 2019 - 17:41 WIB
WowKeren - Saat menghadiri kampanye calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Solo belum lama ini, putri mantan Presiden Indonesia Soeharto, Titiek Soeharto, mengungkit kembali era pemerintahan sang ayah dalam orasinya. "Oh ini se-Jateng. Jateng piye kabare? Penak zaman bapakku to?" tanya Titiek di depan massa.
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ikut angkat bicara mengenai hal ini. Juru Bicara BPN Andre Rosiade mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh Titiek sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemerintahan Prabowo jika menang Pilpres. Sebab, Capres 02 tersebut tidak akan membangkitkan zaman Orde Baru.
Untuk itu, ia tidak ingin ada pihak-pihak yang menggoreng isu tersebut. Sebab baginya, Indonesia harus terus maju ke depan bukan kembali ke masa lalu ke zaman Orde Baru.
"Seperti pernyataan Pak Prabowo berulang kali ya, kita tidak akan membangkitkan orde baru," kata Andre dilansir dari Kumparan, Kamis (11/4). "Jadi jangan dipelintir. Kita enggak akan membangkitkan Orde Baru. Bangsa itu harus maju ke depan, bukan mundur ke belakang."
Namun, Andre tidak memungkiri bahwa ada hal-hal positif yang bisa diadopsi dari pemerintahan Soeharto untuk diterapkan di era pemerintahan sekarang. Misalnya swasembada pangan, terutama beras sebagai makanan pokok Indonesia.
Dikatakan Andre, bukan kebaikan dari pemerintahan Soeharto saja yang akan diadopsi. Jika menang Pilpres, Prabowo akan mengadopsi hal-hal baik dari para pemimpin Indonesia sebelumnya.
"Pokonya hal-hal yang baik di zaman Pak Harto kita akan ambil, yang baik di zaman Bung Karno kita ambil, yang baik di zaman Pak Habibie kita ambil, yang baik di zamannya Gus Dur, Bu Mega, Pak SBY, bahkan Pak Jokowi kita ambil yang baik-baik,' tutur Andre. "Yang tidak baiknya kita tinggalkan."
Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin juga sempat memberikan tanggapan terkait pernyataan Titiek tersebut. Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni menegaskan bahwa zaman Soeharto tidak seenak yang diungkapkannya. "Ora penak blas (tidak enak sama sekali)," ucap Antoni pada Rabu (10/4).
(wk/zodi)