Sandiaga menyayangkan video soal tercoblosnya surat suara di Malaysia. Ia berharap agar proses penegakan hukum dapat berjalan dengan benar bukan hanya tumpul ke kawan namun tajam ke lawan.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 12 April 2019 - 17:34 WIB
WowKeren - Calon wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno ikut menanggapi ramainya kasus surat suara tercoblos di Malaysia. Ia sangat menyayangkan hal itu terjadi pada Pilpres kali ini. Bagi Sandiaga, peristiwa semacam itu justru bisa mencederai pelaksanaan demokrasi yang sehat. Untuk itu, ia meminta agar aparat-aparat terkait segera bisa menindaklanjutinya.
"Sangat disayangkan dan kami memberikan catatan tersendiri, dan ini mencederai demokrasi kita," kata Sandiaga di Rumah Siap Kerja Palembang, Sumatera Selatan pada Jumat (12/4). "Tentunya kami mempersilakan para aparat segera bertindak."
Kasus seperti ini menurut Sandiaga tidak seharusnya terjadi apalagi mengingat Pilpres akan segera digelar dalam beberapa hari ke depan. Dalam video yang viral beredar pada Kamis (11/4), terlihat adanya sebuah penggerebekan di suatu tempat yang diduga ruko. Beberapa orang yang terlihat dalam video tersebut menunjukkan surat suara yang sudah dicoblos untuk Paslon 01 Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin.
Bagi Sandiaga yang sudah menonton video itu, ia menilai bahwa surat suara tersebut bukan tercoblos namun sengaja dicoblos oleh pihak-pihak tertentu. Yang mana menurut Sandiaga, pihak-pihak yang dimaksudnya ini masih belum diungkap oleh aparat penegak hukum.
Ia meminta agar hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya. Hal ini guna mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil. Sebab hal ini selain membuat masyarakat resah, juga berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap pelaksanaan Pemilu yang sehat.
"Ayo sama-sama. Kita punya 3-4 hari," ajak Sandiaga. "Kita tuntaskan dan kita hukum seadil-adilnya. Harus dipastikan hukum ditegakkan seadil-adilnya."
Menurut Sandiaga, kasus ini harus segera diselesaikan agar tidak semakin berlarut-larut. Ia berharap agar penegakan hukum bisa berlaku pada siapapun, tidak hanya tajam ke lawan namun tumpul ke kawan. Masyarakat harus melihat bahwa Indonesia sebagai negara hukum bisa memproses kasus ini seadil-adilnya. Sebab jika tidak, hal tersebut akan sangat berdampak pada proses demokrasi itu sendiri.
"Jika tidak, masyarakat tidak memiliki rasa percaya terhadap penyelenggaraan Pemilu," jelas Sandiaga. "Dampaknya akan sangat negatif bagi proses demokrasi."
(wk/zodi)