Fans BTS Tak Terima Dijadikan Alat Politik oleh Putra Presiden AS Donald Trump Jr.
Twitter/bts_bighit
Selebriti

Donald Trump Jr. memposting video soal sampah-sampah di New York membuat ARMY tersinggung. Itu adalah barang-barang mereka ketika berkemah demi melihat konser BTS.

WowKeren - BTS (Bangtan Boys) sukses menggemparkan konser Summer Stage yang diadakan "Good Morning America" pada 15 Mei waktu setempat di Central Park, New York City. ARMY (sebutan fans BTS) berkemah selama berhari-hari demi mendapat kesempatan menyaksikan aksi panggung RM (Rap Monster) dan kawan-kawan.

Sayangnya, hujan turun mengguyur kota New York tempat sebelum konser BTS. Namun untung saja ketika konser, cuaca berubah cerah, membuat RM berterima kasih pada ARMY yang menunggu berhari-hari. "Di tengah hujan, cuaca dingin, semuanya, terima kasih sudah menunggu berhari-hari," tutur leader BTS itu.


Selama konser, ARMY tidak diperbolehkan untuk membawa barang-barang ke dalam. Itu membuat para penggemar harus meninggalkan semua kantong tidur dan barang-barang mereka di luar.

Begitu konser selesai, sejumlah ARMY kembali ke lokasi untuk membantu membersihkan semua sampah yang tersisa di luar Central Park. Meskipun kelelahan, lokasi perkemahan benar-benar bersih dalam waktu kurang dari dua jam dan mereka telah mengambil kantong tidur mereka.

ARMY Bersihkan Sisa Kemah

Source: Twitter

Namun beberapa hari kemudian, Donald Trump Jr. mengkritik Walikota New York City, Bill de Blasio yang bersaing melawan ayahnya untuk posisi Presiden dalam Pemilu Amerika Serikat pada 2020 mendatang. Donald Trump Jr. menyerang Bill de Blasio memakai video sampah yang berserakan di jalan-jalan New York, menyebutnya sebagai "pertunjukan badut". Ia menganggap itu sebagai bukti bahwa Bill de Blasio tidak layak menjadi Presiden dan bahwa kepemimpinannya telah membawa malapetaka.

Donald Trump Jr

Source: Twitter

ARMY mengenali bahwa video memperlihatkan barang-barang yang tersisa saat BTS tampil di konser. Karena mereka tidak dapat membawa semua barang mereka, ARMY terpaksa harus meninggalkan barang-barang mereka. Mereka pun tidak terima karena secara tidak langsung disebut gelandangan yang membuat sampah-sampah berserakan serta dijadikan alat politik.

"Tolong beri tahu kalau mereka bukan gelandangan. Itu anak-anak yang berkemah sepanjang minggu untuk melihat BTS," komentar penggemar. "Di situlah penggemar BTS berkemah di untuk menonton mereka tampil di GMA. Mereka membersihkannya setelah itu. Trump Jr. perlu fokus untuk meluruskan ceritanya sehingga dia tidak melakukan sumpah palsu ketika bersaksi di depan Komite Intelijen Senat," tambah penggemar lain.

"Video adalah hasil dari penggemar K-Pop yang berkemah selama seminggu menunggu untuk melihat BTS di Central Park hari ini. Sudah dibersihkan. Biasanya tidak seperti itu di sepanjang dinding perimeter Central Park," pungkas lainnya.

Video dianggap mengabaikan fakta bahwa banyak ARMY kembali dan membantu membersihkan semua sampah dan barang-barang yang tertinggal. Faktanya, mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik sehingga perimeter Central Park kembali bersih. Banyak yang menganggap tanpa berpikir bahwa hal sepele ini akan digunakan sebagai serangan politik.

You can share this post!

Related Posts
Loading...