Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD), Hinca Panjaitan, mengaku dirinya serta orang-orang terdekat terus berusaha untuk menghibur SBY pasca Ibu Ani meninggal.
- Bertilia Puteri
- Senin, 03 Juni 2019 - 13:09 WIB
WowKeren - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD), Hinca Panjaitan, mengungkapkan kondisi Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono, usai kepergian istrinya. Menurut Hinca, SBY masih menangis setiap nama Ani Yudhoyono disebut dalam pembicaraan.
"Per hari ini beliau memang masih di Cikeas. Tadi malam kami berdiskusi untuk beliau menata hati sampai mungkin satu minggu di Cikeas. Kemudian satu mingguan di Kuningan. Itu yang sempat kami diskusikan tadi malam," ungkap Hinca di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, pada Senin (3/6). "Dan beliau masih perlu menata. Kadang kalau sudah bicara Ibu Ani, kami cerita, masih menangis beliau."
Meski demikian, Hinca mengaku dirinya serta orang-orang terdekat terus berusaha untuk menghibur SBY hingga tengah malam kemarin. SBY juga terus dihibur oleh kedua putranya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.
"Kami mencoba menghibur. Selain Mas Ibas, ada Mas AHY juga ada. Kami berbincang dan menghibur beliau, sekitar pukul 23.45 WIB begitu, kami bubaran dan kami biarkan Pak SBY istirahat dulu," jelas Hinca. "Kami masih di sini untuk mendampingi beliau, untuk hal-hal yang dibutuhkan."
Diketahui, Ibu Ani meninggal dunia pada Sabtu (1/6) usai berjuang melawan penyakit kanker darah. Ibu Ani dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Minggu (2/6).
Prosesi pemakaman tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pidatonya, Jokowi menyebutkan bahwa meski Ibu Ani telah tiada, namun ia tetap hidup di hati orang-orang yang menyayanginya.
SBY sendiri tampak tak dapat menahan tangisnya dalam prosesi pemakaman tersebut. Dalam sebuah video yang viral di media sosial Twitter, SBY yang didampingi oleh AHY sebisa mungkin membalas jabatan para peziarah yang datang. Matanya yang tampak sembab kembali dibasahi air mata.
"Pak SBY, yang tabah ya Pak," ujar seorang Warga. Dengan air mata yang membasahi pipinya, SBY mengatakan, "Ibu sudah tiada."
(wk/Bert)