Big Hit Entertainment menuai kritik dari ARMY Korea dan Prancis karena dianggap berlaku tidak adil pada mereka. Pemicunya adalah proyek di konser 'Speak Yourself' Wembley.
- Chusnul Chotimah
- Selasa, 04 Juni 2019 - 13:39 WIB
WowKeren - Big Hit Entertainment menuai kritik dari para penggemar BTS (Bangtan Boys) di Korea dan Prancis. Agensi dituduh berlaku tidak adil pada mereka dengan sebab yang berbeda.
Selasa (4/6), salah satu fansite terbesar BTS di Korea, @BTS_KR_ARMY, memposting penjelasan panjang lebar tentang keluhan mereka kepada Big Hit Entertainment. Poin utama yang dibahas fansite adalah tentang proyek baru-baru ini di konser BTS Wembley.
Fansite Korea menemukan bahwa itu tidak adil bagi mereka karena Big Hit terus menolak untuk mengakomodasi proyek untuk ARMY Korea. Namun agensi justru mengabulkan permintaan ARMY internasional untuk melakukannya selama konser "Speak Yourself" di London yang dilangsungkan pada 1 dan 2 Juni waktu setempat.
Dalam penjelasannya, fansite menyatakan kekecewaan pada Big Hit Entertainment atas perlakuan tidak adil mereka terhadap ARMY Korea. Mereka mengungkap telah menghubungi Big Hit Entertainment, meminta izin untuk proyek di Muster BTS ke-5 "Magic Shop" yang akan datang. Namun, sayangnya, Big Hit Entertainment menolak proposal tersebut.
Mereka mengungkap bahwa ini bukan pertama kalinya Big Hit Entertainment tampaknya tidak menyukai penggemar Korea. Sebelumnya, selama konser "Love Yourself" di Seoul, fansite menyiapkan 86 ribu slogan untuk para penggemar. Namun saat itu Big Hit tidak mengizinkan karena "masalah distribusi". Padahal mereka menghabiskan 7 hingga 10 juta Won (atau sekitar Rp 85-120 jutaan) untuk slogan-slogan dan itu belum termasuk biaya pengiriman. Mereka juga berbagi pengalaman serupa yang mereka miliki sebelumnya.
Proyek yang sukses membuat RM (Rap Monster) menangis di konser Wembley juga memicu masalah lain. Sejumlah penggemar Prancis rupanya mengklaim itu adalah proyek yang mereka siapkan sejak lama untuk diadakan di konser Stade De France pada 7 dan 8 Juni mendatang.
Mereka awalnya berencana untuk melakukannya selama konser BTS di Paris untuk hari kedua. Itu disetujui oleh Big Hit Entertainment tapi justru dilakukan di Wembley sebagai gantinya. Banyak penggemar kesal, mengklaim bahwa Big Hit mencuri ide proyek yang telah mereka rencanakan.
"Oh tunggu rupanya proyek lagu 'Young Forever' itu seharusnya terjadi di Paris dan Big Hit bahkan menyetujuinya tapi mereka mencurinya. Ini sedih sekali. Aku merasa kasihan pada ARMY Prancis," komentar penggemar. "Orang-orang bilang ARMY Prancis menyedihkan karena marah proyek dicuri dari mereka. Setidaknya kalian mengerti betapa kesalnya karena proyek kalian disetujui oleh Big Hit tapi pada akhirnya tidak bisa dilakukan," pungkas lainnya.
Sementara itu, sejumlah penggemar yang lain memaafkan Big Hit Entertainment tapi berharap bahwa mereka akan tetap melaksanakan proyek di Paris untuk ARMY Prancis. Proyek asli dimaksudkan untuk dilakukan pada konser 8 Juni di Paris, dan belum diketahui apakah Big Hit akan melaksanakan proyek itu.
(wk/chus)