Banjir Sungai Kapuas sudah terjadi sejak Selasa (4/6) sore kemarin. Bencana tersebut membuat aktivitas kendaraan jalur darat lumpuh lantaran ketinggian air mencapai satu hingga dua meter.
- Nur Islamiyah
- Rabu, 05 Juni 2019 - 12:00 WIB
WowKeren - Hari ini, tepatnya Rabu (5/6) merupakan hari besar bagi umat Muslim. Semua orang merayakannya dengan sukacita karena menjadi momen berkumpulnya seluruh keluarga. Ada pula rasa haru lantaran bulan Ramadhan telah berakhir.
Namun, masyarakat di kawasan Teluk Barak, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat harus menyambut Lebaran dengan keadaan yang menyedihkan. Banjir yang menerjang kawasan tersebut membuat mereka terpaksa menggunakan perahu untuk menuju tempat salat Id.
Banjir Sungai Kapuas sudah terjadi sejak Selasa (4/6) sore kemarin. Bencana tersebut membuat aktivitas kendaraan jalur darat lumpuh lantaran ketinggian air mencapai satu hingga dua meter.
"Alhamdulillah meski pun kondisi banjir warga Teluk Barak ini tetap penuh sukacita merayakan Hari Raya Idul Fitri," ujar Ketua RT 08 Teluk Barak, Ahmad Yani, di Putussibau, seperti yang dilansir dari Antara. "Mulai dari semalam takbiran hingga untuk Salat Id hari ini kami menggunakan perahu."
Ahmad menuturkan bahwa daerah Teluk Barat memang menjadi langganan banjir karena kondisinya yang berupa daratan rendah. Wilayah tersebut, menurutnya perlu mendapatkan perhatian pemerintah agar dilakukan peningkatan jalan menjadi lebih tinggi.
"Kalau jalan ini ditinggikan minimal bisa membantu masyarakat apabila banjir, aktivitas jalur darat tetap bisa digunakan," lanjutnya.
Tak hanya warga Kalbar, ratusan orang Kelurahan Lepo-lepo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa merayakan Lebaran di tenda pengungsian. Rumah mereka tergenang banjir setinggi setengah meter sehingga memilih bertahan di pengungsian.
(wk/nris)