Fairuz A. Rafiq telah melaporkan mantan suaminya ke polisi. Lantas Fairuz mengungkapkan akan memaafkan Galih Ginanjar dengan beberapa syarat yang harus ia tepati.
- Wahyu
- Selasa, 02 Juli 2019 - 16:12 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui sebelumnya, Fairuz A. Rafiq mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (1/7) untuk membuat laporan terkait ungkapan Galih Ginanjar yang menyindir mantan istrinya “Ikan Asin”. Tak sendirian, Fairuz terlihat ditemani oleh sang suami, Sonny Septian dan Hotman Paris Hutapea.
Lantaran hal tersebut, media semakin ramai memberitakan bagaimana perseteruan antara pihak Fairuz dan Galih. Pada suatu kesempatan, Ussy Sulistiawaty mengundang Fairuz dan sang suami untuk mengisi salah satu konten YouTube miliknya.
Pada kesempatan tersebut, raut wajah sedih Fairuz sangat terlihat jelas di kamera. Lantas Ussy menanyakan alasan apa yang membuat Fairuz memasang wajah muram tersebut.
“Yang ini sih ka, sedih sih dengan pemberitaan yang sekarang ini. Maksudnya kaya apa ya suatu hal yang disayangkan saja harus terjadi,” ujar Fairuz. “Apapun alasannya, kalau mungkin dari pihak yang lain kan suatu hal yang menguntungkan atau lucu gitu, tapi kalau aku itu kayak ngedengerin itu sedih kok malah dibuat lucu gitu. Yang buat kaya gini itu gak mikir gitu kalau ini bakalan nyakitin perasaan seseorang, membuat sedih hati seseorang.”
Selanjutnya, Fairuz juga bersedih dan menceritakan perihal anaknya yang secara tidak langsung sering melihat pemberitaannya di televisi. “Ditambah lagi aku kan ada anak kak, mereka kan melihat semuanya, Faaz sih kalo meeting di suatu tempat lihat ayahnya lihat Daddy-nya gitu di televisi, jadi secara gak langsung dia ngelihat itu,” papar Fairuz.
Lebih lanjut, Ussy kemudian menanyakan hal apa yang bisa membuat Fairuz memaafkan mantan suaminya tersebut. "Kalau tiba-tiba pihak sebelah datang ke kamu, benar-benar tulus minta maaf, merasa menyesal, kamu akan maafin nggak?," tanya Ussy.
"Aku maafin. Aku maafin, tapi aku cuma minta satu, jangan ganggu hidup aku lagi, jangan ganggu Faaz, jangan ganggu," jawab Fairuz. "Karena apa yang dia perbuat, semuanya, nggak mungkin nggak berbekas. Gimana ya, satu Indonesia tahu isinya, dia ngomong apa, terlepas itu nggak benar, tapi kan nyakitin hati."
(wk/wahy)