Ariana Grande Kecam Gedung Putih Karena Gunakan Lagunya untuk Video ICE
Instagram/Ariana Grande/Instagram
Selebriti

Ariana Grande mengecam Gedung Putih yang menggunakan lagunya dalam video kontroversial ICE.

WowKeren - Ariana Grande baru-baru ini melontarkan kecaman keras kepada Gedung Putih setelah lagu terbarunya, 'bye', digunakan dalam sebuah video yang menampilkan penangkapan imigran oleh ICE (Immigration and Customs Enforcement). Video tersebut dibagikan oleh Gedung Putih di platform media sosial TikTok, yang memicu reaksi negatif dari diva pop asal Amerika Serikat itu.

Melalui kolom komentar video tersebut, Ariana Grande menulis, "Tolong jangan pernah menggunakan musik saya terkait dengan omong kosong yang biadab, tidak manusiawi, dan keji ini. F*** ICE." Komentar ini muncul awal pekan ini dan menjadi sorotan publik. Menurut laporan dari Variety, juru bicara Ariana Grande mengonfirmasi bahwa komentar tersebut memang ditulis langsung oleh sang penyanyi, meskipun pada saat itu komentar tersebut tidak ditampilkan secara publik.

Setelah Ariana menyampaikan kritiknya, pihak Gedung Putih berusaha menghapus audio lagu dari video tersebut. Dalam waktu singkat, suara musik dari lagu 'bye' dihilangkan dari klip video itu, menunjukkan respons cepat terhadap protes yang dilakukan oleh Grande.

Juru bicara Gedung Putih, Abigail Jackson, juga memberikan tanggapan atas pernyataan Ariana Grande. Jackson menegaskan bahwa pihak yang sebenarnya 'biadab' adalah imigran ilegal yang dianggapnya telah melakukan kejahatan. "Kami akan mengatakan ini untuk terakhir kalinya: yang sebenarnya biadab, tidak manusiawi, dan keji adalah para imigran ilegal kriminal yang telah melukai dan membunuh warga negara Amerika yang tidak bersalah," ujarnya.


Ini bukan pertama kalinya Ariana Grande melontarkan protes terhadap pemerintah, khususnya pemerintahan Donald Trump. Pada tahun 2025, ia juga pernah membagikan kritik terhadap penggerebekan ICE dan retorika transfobik yang mencuat pada masa itu. Kritikan tersebut sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian banyak orang.

Selama pemilihan presiden 2024, Ariana Grande diketahui mendukung calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris. Ia juga pernah tampil untuk Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama dalam acara 'In Performance at the White House: Women of Soul' pada tahun 2014. Dukungan dan keterlibatannya dalam isu-isu sosial menunjukkan bahwa Ariana Grande tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai aktivis yang peduli terhadap berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

Keberanian Ariana Grande dalam menyuarakan pendapatnya membuatnya semakin dicintai oleh penggemar yang mengagumi komitmennya terhadap keadilan sosial. Dengan langkah ini, ia menunjukkan bahwa seniman dapat menggunakan platform mereka untuk mengadvokasi perubahan positif dan berdiri melawan ketidakadilan.

Berikut video yang diunggah oleh Gedung Putih yang memicu kontroversi ini:

@whitehouse

Bye-bye 👋 President Trump has delivered the most secure border in history

♬ original sound - The White House
(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait