Wadah KPK Tuntut Jokowi Tanggung Jawab Bila Satgas Gagal Ungkap Kasus Novel Baswedan
Nasional

Wadah KPK berharap Jokowi akan turun tangan dan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang independen untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap Novel ini.

WowKeren - Kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bisa jadi merupakan satu catatan kelam bagi kepolisian. Pasalnya dua tahun berlalu, pelaku penyiraman air keras tersebut belum juga berhasil ditangkap.

Oleh karena itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membentuk Satuan Tugas (Satgas) pada 8 Januari 2019 lalu. Satgas dengan masa kerja enam bulan itu diharapkan dapat mengusut tuntas kasus Novel.

Tepat pada Senin (8/7) kemarin, Satgas itu seharusnya sudah selesai bekerja. Hasil investigasi mereka pun ditagih oleh banyak pihak, termasuk Wadah Pegawai KPK.

Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo berharap hasil investigasi Satgas tersebut bisa mengungkap pelaku penyerang Novel. Hasil investigasi ini sendiri sejatinya akan diungkap pekan depan.

"Kami minta hasilnya bisa pelakunya ketemu. Dan segera ditangkap dan diadili," kata Yudi, Rabu (10/7). "Bukan hanya pelaku lapangannya tapi juga pelaku sesungguhnya siapa yang menyuruh mereka."


Ia pun berharap semoga hasil penyelidikan Satgas yang terdiri atas 65 orang dari berbagai profesi itu bisa memuaskan harapan masyarakat. Terutama memuaskan bagi para pegawai KPK. "Kalau itu harapan ideal kami ya," kata Yudi, dilansir oleh Suara.

Lebih lanjut, Yudi pun "mengancam" Presiden Joko Widodo. Ia mendesak Jokowi untuk turun tangan dan bertanggung jawab apabila hasil investigasi Satgas tersebut tidak sesuai harapan. Tanggung jawab yang dimaksud di sini adalah Jokowi membentuk kembali Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen.

"Jika ternyata tim (Satgas bentukan Kapolri) ini tidak dapat menemukan pelakunya, ya kami minta Presiden Jokowi mengambil alih," kata Yudi. "Tanggung jawab, ini seperti yang sudah kami minta dari awal (sejak) Novel disiram (air keras)."

Sebelumnya Satgas ini mengklaim telah selesai melakukan investigasi terkait kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. Anggota Satgas Nurcholis menyebut hasil investigasi itu akan disampaikan pekan depan. Ia pun memastikan jika laporan terkait telah disusun dengan lengkap.

Sementara itu kinerja Satgas ini masih dipandang pesimis oleh beberapa pihak. Seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menilai Satgas tersebut sebagai tim yang gagal.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait