Korban Pemerkosaan Kang Ji Hwan Buka-Bukaan Soal Kronologi Malam Kejadian
SPOTV News
Selebriti
Pelecehan Seksual Kang Ji Hwan

Melalui wawancara eksklusif, korban buka-bukaan menyampaikan kronologi malam kejadian ketika Kang Ji Hwan mencoba melakukan kekerasan seksual pada mereka.

WowKeren - Kang Ji Hwan didakwa atas kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap dua wanita yang merupakan staf outsourcing dari agensinya. Huayi Brothers Korea selaku agensi menghentikan kontrak menyusul pernyataan resmi sang aktor di mana ia mengakui semua tuduhan terhadapnya.

Melalui wawancara eksklusif, korban buka-bukaan menyampaikan kisah mereka kepada publik. Sejak pertama kali melaporkan Kang Ji Hwan ke polisi, korban dituduh berbohong oleh sejumlah netizen. Mereka disebut menjebak bintang drama "Lie To Me" itu untuk mendapatkan uang. Korban mencoba mengingat peristiwa traumatis dengan harapan untuk mengungkapkan kebenaran kepada publik.


Para korban menjelaskan bahwa hubungan mereka dengan Kang Ji Hwan hanya sebatas pekerjaan. Mereka bertemu beberapa bulan yang lalu untuk bekerja dan hanya memutuskan untuk minum di rumahnya karena banyak rekan kerja yang hadir. Seorang tetangga mengklaim bahwa mereka melihat dua wanita dan beberapa pria memasuki rumah Kang Ji Hwan sekitar jam 1 siang waktu setempat.

Setelah minum di rumahnya, beberapa orang mulai pergi karena alasan pribadi. Kedua korban awalnya memutuskan untuk pergi, tapi Kang Ji Hwan bersikeras agar mereka tetap tinggal. Akhirnya, ia menawari mereka untuk bermalam di salah satu kamar di rumahnya.

"Beberapa orang pergi di tengah acara karena alasan pribadi. Kami tetap tinggal karena Kang Ji Hwan mengklaim, 'Tinggal lah untuk berbicara lebih lama. Aku akan memanggilkan kalian taksi kalau siap untuk pergi'. Rumah Kang Ji Hwan terletak sekitar 3 - 4 km dari kota sehingga sulit untuk pergi kecuali kalau memanggil taksi," jelas korban.

"Kang Ji Hwan menunjukkan kami sebuah kamar di lantai 2 dan memberi tahu kami bahwa kami bisa tidur di sana. Setelah beberapa saat, kami membantu Kang Ji Hwan ke kamarnya di lantai 3 karena dia mabuk. Kami kemudian pergi ke kamar yang ditunjukkannya untuk kami dan tertidur."

Korban Pemerkosaan Kang Ji Hwan Buka-Bukaan Soal Kronologi Malam Kejadian

Source: Koreaboo

Beberapa jam kemudian, salah satu korban terbangun dari tidurnya karena merasa dirinya diperkosa. Namun karena korban melawan, Kang Ji Hwan pindah ke wanita satunya dan mencoba melecehkannya secara seksual. Ketika kedua korban bangun, mereka berteriak dan melawan. Kang Ji Hwan meninggalkan kamar dan mereka segera mengunci pintu.

"Sekitar pukul 8 - 9 malam (waktu setempat), aku bangun karena merasa diriku mengalami pelecehan seksual. Aku bangun dan menyadari bahwa aku memang mengalaminya. Aku menjerit dan mencoba melarikan diri. Kang Ji Hwan kemudian segera meraih wanita yang masih tidur dan mulai melakukan kekerasan seksual padanya," jelas korban.

"Kami sedang tidur dan Kang Ji Hwan seharusnya tidur di kamar di lantai lain sehingga kami tidak pernah berharap ini terjadi. Aku terkejut setelah mengalami pelecehan seksual. Ketika kami berteriak dan melawan, Kang Ji Hwan meninggalkan kamar. Kami segera mengunci pintu. Ketika kami mengunci pintu, Kang Ji Hwan menggedornya dan menyuruh kami untuk 'membuka pintu'."

Korban segera mencoba meminta bantuan tapi rumahnya yang terpencil tidak memiliki layanan. Mereka akhirnya dapat terhubung ke internet dengan menemukan WiFi yang tidak dilindungi. Mereka meminta bantuan melalui KakaoTalk.

"Kami menghubungi seorang teman untuk meminta bantuan melalui KakaoTalk, dan mereka menyuruh kami untuk 'mengunci pintu sampai aku tiba di sana'. Sekitar 1 jam dan 30 menit kemudian, polisi tiba sekitar jam 10:10 malam (waktu setempat)," ungkap korban.

"Rumah Kang Ji Hwan terletak di tempat yang sangat terpencil. Penerimaan telepon kami tidak berfungsi. Tentu saja, kami mencoba memanggil (polisi). Tapi kami tidak bisa mendapatkan sinyal. Kami mencoba menelepon teman-teman kami tapi kami tidak dapat terhubung. (Salah satu catatan telepon korban menunjukkan bahwa ia mencoba menelepon 13 orang yang berbeda). Setelah berusaha begitu lama, kami akhirnya terhubung ke WiFi yang tidak memiliki kode sandi. Itulah cara kami dapat meraih bantuan melalui KakaoTalk."

You can share this post!

Related Posts
Loading...