Sindir Garuda Anti Kritik Usai Polisikan YouTuber, PSI: Harusnya Berterima Kasih Pada Rius
Nasional
YouTuber VS Garuda Indonesia

YouTuber Rius Vernandes telah dilaporkan Garuda Indonesia ke polisi. Juru bicara PSI, Sigit Widodo, menilai video dan foto yang diunggah oleh YouTuber adalah fakta yang tak perlu ditutupi.

WowKeren - Kasus YouTuber bernama Rius Vernandes yang mengunggah foto menu tulisan tangan penerbangan bisnis Garuda Indonesia diketahui berujung pada laporan polisi. Rius dan kekasihnya, Elwiyana Monica, dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.

Laporan Garuda ini lantas ditanggapi oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Juru bicara PSI, Sigit Widodo, menilai video dan foto yang diunggah oleh para YouTuber tersebut adalah fakta yang tak perlu ditutupi.

"Di era digital sekarang ini, aneh kalau ada orang yang dituntut karena mengungkapkan fakta kepada publik," terang Sigit dalam keterangan tertulis dilansir Tempo, Rabu (17/7). "Seharusnya Garuda justru berterima kasih kepada Rius."

Tak hanya itu, Garuda yang sempat mengeluarkan larangan mengambil foto dan video di dalam kabin pesawat juga dinilai Sigit sebagai sikap anti kritik. "Walaupun larangan itu sudah diubah menjadi imbauan, tapi tindakan ini menunjukkan bahwa Garuda ingin menutup diri dari kritik," ujar Sigit.


Sebelumnya, Rius telah mengunggah foto surat panggilan polisi terkait laporan Garuda terhadap dirinya dan Elwi ke Instagram. Dalam unggahan tersebut, Rius meminta dukungan dari para warganet.

"Gw sangat minta support kalian soal ini. Semua nya. Siapa pun. Kalian semua punya suara. Terutama teman2 influencer," tulis Rius pada Selasa (16/7). "Gw harap kalian bisa bantu share dan support gw dalam masalah ini karena gw gak mau di masa depan ketika kita review sesuatu dengan apa adanya, ketika kita memberikan kritisi yang membangun, kita bisa di pidana."

Laporan dari pihak Garuda terhadap Rius dan Elwi juga telah dibenarkan oleh Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan. "Benar ada laporan dari pihak PT Garuda Indonesia," ungkap Victor dilansir Jawa Pos pada Rabu (17/7).

Laporan ini dilayangkan Garuda usai Rius dan Elwi membagikan foto menu dalam penerbangan bisnis Garuda Indonesia dengan rute Sydney-Denpasar-Jakarta lewat fitur Instagram Story pada Sabtu (13/7). Namun, menu yang dibagikan bukan berupa buku, melainkan hanya secarik kertas dengan tulisan tangan.

Dalam keterangannya, Rius mengklaim buku menu Garuda Indonesia masih dalam proses percetakan. "Menu yang dibagiin tadi di Business Class @garuda.indonesia dari Sydney-Denpasar. Menunya masih dalam proses percetakan Pak," tulis Rius dalam unggahannya di akun @rius.vernandes.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts