Bibir Pantai Karawang Masih Menghitam, Tumpahan Minyak Pertamina Rambah 7 Desa di Pesisir
Nasional

Tujuh desa yang terdampak kebocoran minyak mentah milik Pertamina antara lain Desa Pusakajaya Utara, Desa Pakis, Desa Sungaibuntu, Desa Sedari, Desa Cemarajaya, Desa Tambaksari, serta Desa Tambaksumur.

WowKeren - Insiden kebocoran minyak mentah milik Pertamina karena aktivitas eksplorasi PHEONWJ hingga kini belum teratasi. Bahkan tumpahan minyak di perairan utara Karawang telah menyebar di tujuh desa yang ada di wilayah pesisir.

Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Karawang. "Dari hasil laporan monitoring ada tujuh desa yang terkendala dampak kebocoran minyak mentah milik Pertamina," kata Kabid Kedaruratan BPDB setempat Ruchimat dilansir dari Antara, Kamis (25/7).

Tujuh desa yang terdampak antara lain Desa Pusakajaya Utara, Desa Pakis, Desa Sungaibuntu, Desa Sedari, Desa Cemarajaya, Desa Tambaksari, serta Desa Tambaksumur. Ketujuh desa tersebut terletak di kecamatan yang berbeda.


Sejak beberapa hari terakhir, kondisi air laut di wilayah perairan utara Karawang berubah warnanya menjadi hitam. Hal ini akibat bercampurnya air laut dengan minyak mentah. Akibatnya, kondisi bibir pantai juga menghitam. Minyak mentah yang bercampur dengan pasir pantai juga membentuk gumpalan-gumpalan hitam.

Sementara itu, Vice President Relations Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java Ifki Sukarya membenarkan jika tumpahan minyak sudah merambah ke Pantai Sedari dan Cemarajaya. Gumpalan hitam yang terbentuk karena bersatunya minyak mentah dan pasir pantai selanjutnya dibersihkan dan dibawa ke Bogor untuk dimusnahkan.

Masyarakat juga dilibatkan untuk membersihkan gumpalan minyak mentah bercampur pasir. Mereka mendapat uang lelah sebesar Rp 100 ribu perhari untuk setiap orangnya.

Insiden ini sebelumnya membuat Kementerian Perhubungan sempat ikut turun tangan. Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut telah mengarahkan kapal patroli kesatuan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai untuk mengatasi insiden kebocoran minyak dan gas di Pantai Utara Karawang. Selain itu, Pertamina sendiri juga sempat menerjunkan tim ahli dari berbagai sektor.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait