Taksi Ringsek Dirusak Ojol di Jakarta Pusat, Pihak Blue Bird Beri Klarifikasi
Nasional

Dalam video yang viral di media sosial, tampak gerombolan massa yang sebagian besar mengenakan atribut ojek online (ojol) naik dan menginjak-injak atap taksi tersebut.

WowKeren - Sebuah unit mobil taksi menjadi korban amukan massa di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, pada Kamis (25/7) malam. Dalam video yang viral di media sosial, tampak gerombolan massa yang sebagian besar mengenakan atribut ojek online (ojol) naik dan menginjak atap taksi tersebut.

Kaca depan taksi tersebut tampak retak, berikut dengan bumper bagian depan yang tampak dilepas. Salah satu pengunggah video tersebut adalah akun Instagram @jktinfo.

Kejadian perusakan tersebut diduga dipicu oleh pengemudi taksi yang berusaha kabur usai menyerempet sebuah sepeda motor. Kapolsek Gambir, Ajun Komisaris Besar Johanes Kindangen, mengungkap bahwa taksi tersebut menabrak sejumlah ojol yang sedang parkir kala kabur. Ia pun dihadang oleh puluhan pengemudi ojol saat memasuki jalur TransJakarta di kawasan Gajah Mada.

"Pengemudi di belakangnya ini marah. Dia langsung dikejar. Sambil diteriaki maling," tutur Johanes dilansir CNN Indonesia pada Jumat (25/7). "Untungnya sopir ini tidak luka. Hanya mobilnya saja yang rusak parah. Dia langsung dibawa ke unit Lantas."


Sementara itu, perusahaan Blue Bird Group yang menaungi taksi tersebut juga telah memberikan keterangan tertulis terkait insiden itu di kolom komentar @jktinfo. Lewat akun Instagram resmi mereka, pihak Blue Bird mengungkapkan kronologi kejadian itu.

"Insiden yang terjadi Kamis malam, 25 Juli 2019, bermula ketika taksi Bluebird dengan nomor taksi FD 7266 yang dikemudikan oleh Bapak Susilo terjebak macet dari padatnya kondisi lalu lintas sehingga memutuskan untuk mengambil jalur yang lain," tulis Blue Bird. "Ketika memundurkan kendaraan, bagian belakang mobil taksi menyenggol bagian depan dari kendaraan lain."

Blue Bird mengaku bahwa pengemudinya memang menyenggol sejumlah kendaraan yang terparkir. Pasalnya, pengemudi taksi itu disebut merasa panik.

"Ketika Bapak Susilo memutuskan untuk meneruskan perjalanan, kendaraan yang tersenggol tersebut dan beberapa kendaraan lain melakukan pengejaran dimana pengemudi kami mendengar adanya teriakan maling," lanjut Blue Bird. "Bapak Susilo memutuskan untuk menjauh dari lokasi kejadian dimana dalam kondisi panik sehingga menabrak beberapa kendaraan yang sedang terparkir."

Selain itu, Blue Bird pun meminta maaf atas kejadian ini. Perusahaan transportasi itu mengaku terus mengutamakan keselamatan penumpang dan pengguna jalan.

"Saat ini fokus kami adalah berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk kepolisian, dimana perusahaan meminta maaf kepada pengguna jalan yang sekiranya mengalami kehambatan dan kerugian material terkait kejadian ini," tutur Blue Bird. "Bluebird Group selalu menempatkan keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya sebagai prioritas utama perusahaan."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait