Bahan pembuatan kantong plastik (kresek) warna hitam tidak diketahui secara pasti darimana berasal. Dikhawatirkan ada kandungan logam berat timbal yang membahayakan kesehatan.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 29 Juli 2019 - 09:00 WIB
WowKeren - Idul Adha akan segera tiba. Sejumlah persiapan pun dilakukan oleh umat muslim untuk menyambutnya. Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengimbau masyarakat menghindari penggunaan kantong plastik (kresek) hitam untuk membungkus daging kurban.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) DKPP Kota Palangkaraya Sumardi menjelaskan bahwa bahan pembuatan kresek warna hitam tidak diketahui pasti darimana berasal. Oleh sebab itu, kebersihannya juga belum terjamin.
"Ini penting diperhatikan karena bahan daur ulang pembuatan kantong plastik hitam tidak jelas dari limbah atau dari apa," kata Sumardi, Minggu (28/7). "Sehingga kebersihan dan keamanannya tidak terjamin."
Ia menjelaskan ada satu kandungan logam timbal (Pb) yang terkandung dalam kresek hitam. Timbal merupakan logam berat yang bisa membahayakan kesehatan. Terlebih lagi, kandungan timbal dapat berpindah ke makanan apalagi dalam keadaan panas. Begitu pula dengan daging. Suhu daging yang hangat membuat timbal mudah berpindah dari kantong plastik ke daging hingga terserap.
"Plastik hitam punya karakter sendiri dan zat berbahaya itu bisa berpindah pada makanan yang bersentuhan langsung. Khususnya untuk makanan panas termasuk juga daging," jelas Sumardi. "Jika ditempatkan pada plastik hitam maka daging akan cepat menyerap zat-zat yang terkandung pada plastik."
Jika makanan yang terkontaminasi timbal ini dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, berpotensi menyebabkan penyakit kanker. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk memakai kantong plastik yang transparan. Jika memang terpaksa harus menggunakan kresek hitam maka sebaiknya hanya untuk rangkap luar.
"Jika terpaksa digunakan kantong plastik hitam, sebaiknya untuk bungkus luar saja," lanjut Sumardi. "Jadi sebelum dibungkus dengan plastik hitam, makanan dan daging dimasukkan pada plastik transparan."
Lebih jauh, ia juga mengimbau agar bagian daging tidak dimasukkan di tempat yang sama dengan jeroan. Sebab hal ini bisa merusak kualitas daging itu sendiri.
(wk/zodi)