Menteri Pertahanan: TNI Tidak Boleh Sedikit pun Memiliki Ambisi Kekuasaan
Nasional

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam acara silaturahmi bersama purnawirawan TNI di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada hari ini (29/7).

WowKeren - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menggelar acara silaturahmi bersama purnawirawan TNI pada hari ini (29/7). Acara bertajuk "Dengan Jiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, Keluarga TNI Selalu Menjaga Soliditas Guna Mengawal Keutuhan NKRI" tersebut digelar di Gedung A.H Nasution, Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat.

Dalam acara tersebut, Ryamizard menegaskan bahwa TNI tidak boleh memiliki ambisi kekuasaan. Pasalnya, politik TNI merupakan politik negara yang harus selalu bersatu.

"Dari sejak terbentuknya, TNI adalah tentara rakyat. Berarti kita adalah pengayom bangsa dan TNI harus berdiri di atas semua golongan apapun juga. Artinya politik TNI adalah politik negara dan TNI tidak boleh sedikit pun memiliki ambisi kekuasaan," tegas Ryanizard. "Saya tegaskan di sini bahwa politik adalah politik negara dan kita harus selalu bersatu."

Selain itu, Ryamizard juga menuturkan bahwa TNI adalah organisasi panggilan negara dan merupakan organisasi pejuang. "Kita bukan organisasi bayaran dan kita bukan organisasi yang dibentuk karena kepentingan tertentu," jelas Ryamizard.


Oleh sebab itu, tutur Ryamizard, TNI terikat sumpah untuk menjaga ideologi Pancasila sesuai marga kedua Sapta Marga. Para anggota TNI, baik yang masih aktif maupun purnawirawan, memiliki tugas mulia untuk menjaga Pancasila sebagai ideologi negara. Ryamizard lantas mengajak para purnawirawan untuk mencegah dan melawan pihak-pihak yang ingin mengubah ideologi Pancasila.

Sementara itu, acara silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah purnawirawan jenderal. Seperti mantan Wakil Presiden ke-6 Jenderal Purn TNI Try Sutrisno, Mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI Purn Agum Gumelar, hingga Mantan Panglima TNI Jenderal Purn TNI Djoko Santoso.

Agum Gumelar juga sempat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi tersebut. Menurut Agum, acara tersebut penting untuk merekatkan rasa persatuan antar purnawirawan TNI pasca Pilpres 2019.

"Kemarin-kemarin sudah membuat kita hiruk pikuk, sekarang kita lihat ke depan," jelas Agum. "Saatnya kita bersama kembali dengan semangat Sapta Marga."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait