Demokrat pun mengkritik Bapem Perda DKI yang membandingkan masalah sampah di Surabaya dan Jakarta. Menurutnya permasalahan sampah di dua kota ini tidak apple to apple.
- Elvariza Opita
- Selasa, 30 Juli 2019 - 14:43 WIB
WowKeren - Studi banding yang dilakukan DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta ke Surabaya kemarin (29/7) rupanya punya agenda tersendiri. Tak hanya membahas sampah, anggota DPRD DKI Bestari Barus pun meminta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk ikut berkompetisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) selanjutnya.
Menanggapi tawaran itu, Ketua Fraksi Demokrat-PAN, Taufiqurrahman, ikut angkat bicara. Menurutnya permintaan tersebut tak lebih dari sekadar obrolan politik.
"Pertama, namanya obrolan kayak gitu wajar, omongan sesama politisi. Bu Risma kan juga politisi," ujarnya, Senin (29/7) malam. "Apakah nanti mau bertarung di Pilkada 2022 (Pilkada selanjutnya), ya silakan saja. Yang penting dicalonkan partai."
Namun niatan Bestari memboyong Risma ke Ibu Kota demi menuntaskan masalah sampah ditanggapi berbeda olehnya. Taufiqurrahman menilai penanganan sampah di Jakarta dan Surabaya berbeda sehingga perlu data yang valid untuk membandingkan keduanya.
"Yang pasti karakteristik Surabaya dan Jakarta berbeda. Kalau ngomong begitu kan mesti ada data yang jelas dan valid," jelasnya, dilansir oleh Detik News, Selasa (30/7). "Berapa tonase sampah yang dihasilkan warga Surabaya, dan berapa ton sampah Jakarta, dan lain-lain. Yang sebenarnya tidak bisa dibandingkan apple to apple."
Menurut Taufiqurrahman, permasalahan sampah di Jakarta tidak bisa diselesaikan sendiri. Pasalnya sampah di Ibu Kota merupakan output dari sampah di beberapa kota sekitar seperti Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Depok.
Kendati demikian, menurutnya, masalah sampah ini menjadi PR tersendiri bagi jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Berbagai upaya untuk mengatasi masalah sampah harus terus digalakkan. Seperti pengolahan sampah untuk energi terbarukan, misalnya dengan merealisasi konsep ITF Sunter.
Sebelumnya jajaran Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) dari DKI Jakarta bertandang ke Surabaya. Bertempat di Ruang Sidang Balai Kota Surabaya, diskusi membahas soal pengelolaan sampah pun dilakukan.
Namun dalam keberjalanan diskusi, Ketua F-NasDem DPRD DKI Bestari Barus mencetuskan ide untuk memboyong Risma ke Jakarta. Sebab, menurutnya, Risma-lah sosok yang mampu menyelesaikan permasalahan sampah di Ibu Kota.
"Apakah Ibu Risma mau kita boyong ke Jakarta dalam waktu dekat?" ujar Bestari yang langsung disambut tepuk tangan meriah. "Masalah sampah ini bisa terselesaikan kalau Pilkada mendatang Bu Risma pindah ke Jakarta."
(wk/elva)