Cinta Laura mengunggah fotonya tampil cetar dengan kostum khas Dayak seolah memberikan dukungan buat Jember Fashion Carnaval yang dikecam FPI soal mencari uang dengan cara maksiat dan mengumbar aurat.
- Ria Susilo Wardhani
- Rabu, 07 Agustus 2019 - 09:21 WIB
WowKeren - Cinta Laura sempat memeriahkan ajang Jember Fashion Carnaval, akhir pekan lalu. Ia mengenakan kostum Hudoq yang menjadi ciri khas suku Dayak.
Yang menarik, Cinta tampil dan rela tak dibayar. Ia dengan tulus berpartisipasi demi membuktikan kecintaannya pada Tanah Air.
Sayangnya, busana yang dipakai Cinta saat perform tak seindah kostum Hudoq yang ia pakai sebelumnya. Cinta yang mengenakan head piece rancangan Rinaldy Yunardi dan dress "rantai emas" justru dicibir terlalu mengumbar aurat.
Bahkan FPI Jawa Timur juga sampai melayangkan protes pada Cinta dan juga penyelenggara JFC. Pihak FPI meminta agar JFC tak lagi menggelar aksi serupa di tahun depan.
"Kami menolak, kami mengingkari. Stop. Berhenti. Saya ketemu siapapun, saya akan bicara. Jangan salahkan orang ngomong, seperti kalian tidak mau disalahkan dalam berbuat. Tahun depan tidak perlu diselenggarakan," kata Ketua FPI Jatim, Haidar Alhamid. "Pertama, ada umbar aurat. Ada kemungkinan meninggalkan salat. Kedua, tidak ada manfaat. Apa sekarang manfaat dari kemaksiatan? Dosa. Mendapatkan uang dari acara maksiat? Haram."
Sementara itu, Cinta seolah ingin menyentil balik FPI yang terlalu berlebihan soal penampilannya di JFC. Ia justru bangga memajang fotonya memakai kostum khas penari Dayak dan memberikan reaksi menohok tentang belajar menghargai budaya warisan leluhur.
"A people without the knowledge of their past, origin and culture is like a tree with no roots. Thank you @jemberfashioncarnaval for showcasing the cultural diversity Indonesia has to offer!" katanya.
Sejumlah fans memberikan dukungan dan memuji foto anggun Cinta tersebut. "Indahnya budaya kita yg wajib di lestarikan👏 bukan di cekal ???" kata fans. "You are so beatiful and open minded, proud of u," kata netter.
(wk/riaw)