Prabowo Disebut Punya Lahan di Lokasi Ibu Kota Baru, Gerindra Buka Suara
Nasional
Ibu Kota Baru Indonesia

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengonfirmasi ke juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjutak, terkait kepemilikan lahan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

WowKeren - Nama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, rupanya terseret dalam pemilihan lokasi Ibu Kota RI yang baru di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pasalnya, Prabowo disebut memiliki lahan di lokasi Ibu Kota RI yang baru.

Kepemilikan lahan Prabowo ini dibahas oleh politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Ferdinand membagikan artikel berita berjudul "Ada Prabowo di Ibu Kota Baru".

Dalam artikel itu, mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut bahwa wilayah hutan di lokasi Ibu Kota baru RI dulunya dikuasai oleh perusahaan Amerika bernama ICTI. Namun kini kepemilikannya telah berganti ke tangan Prabowo.

Ferdinand pun lantas mengonfirmasi kepemilikan lahan Prabowo di lokasi Ibu Kota baru ke Dahnil Anzar Simanjutak sang juru bicara. "Coba kita konfirmasi ke jubir pak @prabowo yaitu bang @Dahnilanzar , benar ini milik Prabowo?" cuit Ferdinand pada Selasa (27/8).

Menanggapi cuitan Ferdinand, Dahnil pun menegaskan bahwa Prabowo tidak memiliki lahan di lokasi Ibu Kota baru. Dahnil juga meminta agar Ferdinand membaca catatan Prabowo terkait pemindahan Ibu Kota.


"Pak Prabowo tdk punya tanah disitu," jawab Dahnil. "Dan, Baca Catatan Pak @prabowo terkait pemindahan ibu kota."

Dahnil Anzar

Twitter

Selain Dahnil, Wasekjen Gerindra Andre Rosiade juga menanggapi cuitan Ferdinand. Andre meminta agar Ferdinand tidak membuat isu yang tak benar.

"Tanah yg akan di pakai utk Ibu Kota baru bukan tanahnya pak @prabowo. Tapi tanah yg sudah dikuasai oleh pemerintah 180 ribu Ha," balas Andre. "Tlg lah bro enggak usah juga nyinyir ke pak @prabowo. Jangan bikin isu yg enggak bermutu dan fitnah."

Andre Rosiade

Twitter

Sebelumnya, Prabowo menyatakan menyetujui rencana pemindahan Ibu Kota RI, namun juga memberi 4 catatan bagi pemerintah. Salah satunya adalah pemerintah diminta agar rencana ini tidak dilakukan secara grasa-grusu lantaran pemindahan Ibu Kota seharusnya menjadi program jangka panjang yang dipersiapkan dengan matang.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts