Prabowo Beri 4 Catatan Untuk Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota, Minta Tak Grasa-Grusu
Nasional
Ibu Kota Baru Indonesia

Terlepas dari keempat catatan tersebut, Prabowo Subianto mengaku akan selalu mendukung Presiden Joko Widodo dalam melakukan upaya baik di pemerintahannya.

WowKeren - Rencana pemindahan Ibu Kota RI telah tampak lebih jelas usai Presiden Joko Widodo mengumumkan lokasinya di Provinsi Kalimantan Timur. Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, rupanya menyetujui rencana pemindahan tersebut.

Hal ini telah disampaikan Prabowo kepada seluruh Fraksi Partai Gerindra. Meski demikian, Prabowo rupanya memiliki 4 catatan untuk pemerintah terkait pemindahan Ibu Kota ini.

"Pak Prabowo menyampaikan kepada seluruh anggota Fraksi Gerindra bahwa usulan pemindahan Ibu Kota sudah menjadi usulan rencana jangka panjang yang menjadi usulan Gerindra sejak 2014 lalu," terang juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjutak, pada Senin (26/8). "Pada prinsipnya beliau dan Gerindra setuju dilakukan pemindahan Ibu Kota, dengan catatan."

Menurut Dahnil, catatan pertama Prabowo berkaitan dengan kajian. Prabowo juga meminta agar rencana ini tidak dilakukan secara grasa-grusu lantaran pemindahan Ibu Kota seharusnya menjadi program jangka panjang yang dipersiapkan dengan matang.

"Pemindahan ibu kota harus didasari dengan kajian yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan, tidak grasa-grusu," ujar Dahnil. "Dan menjadi program jangka panjang yang dipersiapkan dengan matang."


Catatan kedua berkaitan dengan pandangan ekonomi opportunity cost dan financial cost. "Selain tentu financial cost, yang pondasi dasarnya adalah prioritas. Jangan sampai rencana tersebut mengabaikan masalah paling dasar lain," jelas Dahnil.

Pada catatan ketiga, Prabowo mengingatkan bahwa masalah utama harus diselesaikan secara tuntas terlebih dahulu sebelum pemindahan Ibu Kota. Hal-hal yang perlu diselesaikan negara antara lain adalah kemiskinan, pengangguran, dan kedaulatan ekonomi seperti kedaulatan pangan, kedaulatan energi hingga pertahanan dan keamanan. "Semua masalah di atas adalah masalah Primer kita sebagai bangsa dan negara," lanjut Dahnil.

Sedangkan catatan terakhir, Prabowo juga menyinggung perihal dampak yang akan terjadi kala Ibu Kota RI dipindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Pemindahan ini bisa berdampak pada budaya, sosial, hingga ekonomi.

"Pemindahan Ibu Kota tidak sekedar masalah ekonomi, namun ada masalah antropologis dan masalah geopolitik, pertahanan, keamanan, juga masalah lingkungan hidup," terang Dahnil. "Jadi tidak boleh pandangan pemindahan ibu kota sekedar dilihat dari sisi ekonomi."

Terlepas dari keempat catatan tersebut, Prabowo mengaku akan selalu mendukung Jokowi dalam melakukan upaya baik di pemerintahannya. "Beliau dan Partai Gerindra mendukung segala upaya baik yang pro masa depan," pungkas Dahnil.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts