Ditetapkan Sebagai Tersangka Kecelakaan Tol Cipularang, Sopir Truk Akui Tak Tahu Berat Muatan
Nasional

Polisi baru saja menetapkan kedua sopir dump truck sebagai tersangka kecelakaan di Tol Cipularang. Sayangnya, kedua tersangka tidak mengetahui soal berat muatan truk yang mengalami kelebihan.

WowKeren - Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipularang KM 91 beberapa waktu lalu masih terus ditangani oleh polisi. Diketahui penyebab terjadinya kecelakaan tersebut adalah dump truck yang kelebihan kapasitas muatan.

Kelebihan muatan tersebut yang memicu kedua dump truck hilang kendali saat melintas di jalanan menurun Tol Cipularang Km 91. Akibatnya insiden tabrakan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan tak terhindarkan dan merenggut nyawa 8 orang.

Pada Rabu (4/9), polisi telah menetapkan kedua sopir truk yang terguling tersebut sebagai tersangka. Kedua tersangka adalah Subana (40) dan Hidayat (45).

Menurut keterangan polisi, Subana mengangkut tanah yang berasal dari Bandung untuk diantarkan ke Karawang. Kemudian masing-masing truk yang dikemudikan oleh kedua tersangka tersebut ternyata membawa tanah seberat 37 ton.


Padahal menurut polisi, idealnya truk tersebut hanya bisa mengangkut beban hingga 12 ton. Sayangnya, kedua tersangka mengaku tidak tau soal masalah muatan yang diangkut oleh truknya.

"Masalah berat muatan saya tidak tahu," ujar Subana di Mapolres Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (4/9). "Saya hanya bawa mobil saja dari Bandung dengan tujuan ke Karawang."

Lalu, Subana kembali menceritakan kronologi tabrakan beruntun yang melibatkan puluhan kendaraan tersebut. "Awalnya saya sama teman saya (Dedi) jalan mau mengantarkan pasir ke Karawang," ucapnya.

"Di perjalanan, teman saya (Dedi) menelepon. Ngabarin kalau remnya blong," lanjut Subana. "Merasa khawatir, saya berusaha menyusul teman saya itu, tapi teman saya sudah terguling di depan. Melihat itu, saya tidak kuat mengerem lagi, saya banting setir ke kiri jalan."

Sebelumnya, kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipularang Km 91 ini mengakibatkan 8 orang tewas serta 28 orang lain mengalami luka ringan dan luka berat. Keempat jenazah yang sudah diidentifikasi telah diambil oleh pihak keluarga, sedang keempat jenazah lain yang belum teridentifikasi dibawa di RS Kramat Jati, Jakarta.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait