Kembali Tangkap Aktor Intelektual Kerusuhan Papua, Polisi: Tersangka Berkaitan Dengan Benny Wenda
Nasional

Setelah menangkap FK (sebelumnya FBK), Polisi Papua kembali menangkap AG yang juga menjadi aktor intelektual kerusuhan Papua tersebut. Tak hanya itu, polisi menyebutkan jika keduanya menjalin komunikasi dengan Benny Wenda.

WowKeren - Polda Papua kembali menangkap aktor intelektual dibalik kerusuhan di Jayapura, Papua yang berinisial AG. Penangkapan tersebut masih terkait dengan tersangka FBK yang sebelumnya telah ditangkap.

"Khusus yang aktor di lapangan saat ini dari Polda Papua sudah menetapkan 2 tersangka atas nama FK (sebelumnya disebut FBK) dan AG," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (9/9).

FBK ditangkap di wilayah Papua saat akan berangkat menuju Wamena, pada Rabu (4/9). Pada hari yang sama pula AG ditangkap di rumah susun (rusun) Wamena di Jayapura.

Menurut Dedi, kedua aktor kerusuhan Papua tersebut telah menjalin komunikasi dengan Benny Wenda yang kini menetap di Inggris. "Keterkaitannya ada. Jaring komunikasi itu ada," katanya.


Sebelumnya, kepolisian telah menetapkan AG dan FK sebagai tersangka karena diduga menggerakkan massa dan tokoh yang terjaring dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Di mana FK diduga sebagai aktor intelektual kerusuhan dalam rentetan peristiwa di Papua dan Papua Barat sejak Agustus lalu, sementara AG disebut sebagai aktor lapangan.

Keduanya merupakan mantan anggota BEM Universitas Cendrawasih dengan FK sebagai mantan ketuanya. "AG merupakan sama dengan si FK," jelas Dedi. "Bagian dari pada tim penggerak AMP (Aliansi Mahasiswa Papua) di Jayapura, yang digerakkan nanti dari aktor intelektual yang di KNPB."

FK dan AG merupakan 2 dari 85 tersangka yang telah ditetapkan oleh pihak Kepolisian sejauh ini. Lebih lanjut, Dedi mengatakan jika pihaknya masih mendalami lebih lanjut terkait peran kedua tersangka dan keterkaitannya dengan Benny Wenda.

Polisi juga tengah mengejar sejumlah tokoh yang diduga terlibat dalam kasus kerusuhan Papua tersebut. Menurut polisi, tokoh-tokoh tersebut memanfaatkan AMP dan memobilisasi massa untuk mempersiapkan kerusuhan dan memprovokasi di lapangan.

"Termasuk penyidik masih melakukan pengejaran terhadap beberapa tokoh KNPB (Komite Nasional Papua Barat) yang diduga juga terkoneksi dengan Benny Wenda," jelas Dedi.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait