Ruhut Sitompul Sebut 3 Pimpinan KPK Super Kampungan Karena Hal Ini
Nasional
Polemik Pimpinan KPK

Mantan anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul, memberikan tanggapan atas sikap 3 komisioner KPK, yakni Agus Rahardjo, Saut Situmorang, dan Laode M Syarif.

WowKeren - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah banyak disorot. Ketua dan Wakil Ketua KPK periode 2015-2019, yakni Agus Rahardjo dan Laode M Syarif, diketahui telah menyerahkan tanggung jawab kepada Presiden Joko Widodo dalam menanggapi revisi UU KPK.

Selain itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga mengundurkan diri usai Irjen Firli Bahuri terpilih sebagai Ketua KPK periode 2019-2023. Sikap ketiga pimpinan KPK ini lantas ditanggapi oleh mantan anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul.

Menurut Ruhut, ketiga komisioner KPK tersebut kampungan. Ia menilai bahwa ketiganya telah menunjukkan diri sebagai figur yang tidak profesional.

"Ini KPK (pimpinan periode 2015-2019) produk saya juga. Kampungan yang tiga itu, bilang sama mereka, super kampungan," tutur Ruhut dilansir JPNN pada Senin (16/9). "Saya kecewa. Saya selama ini bela Agus, bela Laode, bela Saut, tetapi mereka kampungan."


Meski demikian, Ruhut justru memuji Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. Pasalnya, Basaria dinilai tak terpengaruh oleh manuver Agus, Laode, dan Saut.

"Tirulah Basaria Boru Panjaitan itu, yang polisi. Enggak malu merasa ini polisi tapi polisi kesatria," jelas Ruhut. "Mereka (Agus cs) kampungan, polisi ksatria. Sekarang enggak setuju Firli. Firli pasti kesatria."

Selain itu, Ruhut juga yakin bahwa Basaria masih bisa diandalkan dalam memimpin KPK hingga akhir jabatannya pada Desember 2019 mendatang. Ruhut juga menyebut bahwa Basaria sanggup menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua KPK.

"Dia (Basaria) jadi Plt ketua boleh, karena Ketua itu biasanya yang pilih DPR, sekarang tinggal satu (komisioner)," pungkas Ruhut. "Sedangkan Alexander rencananya besok Senin sudah disahkan di DPR (jadi capim terpilih). Tinggal Basaria, dia mampu itu."

Di sisi lain, kelima pimpinan baru KPK periode 2019-2023 yang telah terpilih antara lain adalah, Irjen Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, dan Lili Pintauli Siregar. Meski telah dipilih DPR, kelimanya tak akan langsung bekerja dan baru bisa memimpin KPK pada Desember 2019 mendatang.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts