Moeldoko Minta Warga Ikhlas Hadapi Karhutla: Semua Datangnya Dari Allah
Instagram/dr_moeldoko
Nasional
Darurat Kabut Asap Kalimantan

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta agar warga tak mengeluh dalam menghadapi kabut asap karhutla. Ia mengatakan bahwa semua bencana datangnya dari Tuhan YME sehingga harus dihadapi dengan ikhlas.

WowKeren - Bencana kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan semakin menyita perhatian. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ikut buka suara menanggapi hal tersebut.

Melalui cuitan di akun Twitter miliknya, ia mengingatkan bahwa segala musibah datangnya dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Musibah tersebut bisa terjadi kepada siapa saja dan dimana saja.


"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," tulis Moeldoko dalam cuitannya di Twitter, Jumat (13/9). "Segala musibah datangnya dari Allah SWT dan diperuntukkan untuk hamba-Nya yang Ia percayai dengan porsi-Nya masing-masing. Musibah bisa datang kapan saja, kepada siapa saja, dan dimana saja."

Terkait musibah kabut asap di sejumlah wilayah Indonesia, ia meminta agar masyarakat tidak mengeluh. Melainkan berusaha untuk menjalaninya dengan ikhlas serta tidak lupa untuk berdoa meminta pertolongan pada Allah.

"Dan yang perlu kita lakukan bukannya mengeluh tapi berusaha menjalaninya dengan ikhlas dan berdoa meminta pertolongan Allah SWT," lanjut Moeldoko. "Termasuk musibah yang menimpa Pekanbaru, Riau yang sedang terjadi juga datangnya pun dari Allah SWT."

Dampak buruk asap karhutla telah dirasakan oleh warga di sejumlah tempat di Indonesia. Tak hanya menyerang masyarakat dewasa, ribuan bayi pun juga harus menderita infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA akibat bahaya asap ini. Bahkan lebih parahnya lagi, seorang bayi berusia empat bulan dikabarkan meninggal diduga karena dampak asap karhutla ini.

Kabut asap ini juga membuat Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Riau, memutuskan untuk kembali memperpanjang libur sekolah bagi para pelajarnya. Kualitas udara yang kian memburuk dianggap sangat membahayakan kesehatan.

"Hasil rapat tim posko darurat asap Minggu sore," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal di Pekanbaru, dilansir dari Antara, Senin (16/9). "Semua jenjang sekolah (TK, SD, SMP dan SMA) hingga universitas masih diliburkan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...