Jet Pribadi Syahrini Diduga Sewaan, Tawa Maia-Sandra Dewi Menohok Sentil 'Tukang Pamer'
Instagram/maiaestiantyreal
Selebriti
Polemik Jet Pribadi Syahrini

Maia Estianty sempat menulis kalimat bijak tentang pamer dan belajar menjadi bijaksana di usia tua hingga menuai tawa dari Sandra Dewi. Komentar Sandra ini lantas dikaitkan dengan kabar kalau Syahrini cuma ngaku-ngaku soal jet pribadi mertua.

WowKeren - Maia Estianty dikenal bijak dalam menjalani hidup. Sempat jadi korban "perselingkuhan" Ahmad Dhani dan Mulan Jameela, Maia kini telah move on dan menemukan suami terbaik.

Sadar dengan usianya yang tak lagi muda, Maia yang kini berumur 43 tahun itu sempat membahas soal pamer. Istri Irwan Mussry ini seolah mengingatkan kaum hawa agar tak terlalu bersikap pamer.


"PAMER," tulis Maia. "Yes... Pamer apa? Pamer UBAN makkk !!! hhahhaha Menua itu pasti... Makin putih rambut, makin bijaksana (bisa aja ngelesnya hahaha)."

Tak disangka, postingan Maia dikomentari seseorang. Rupanya artis cantik Sandra Dewi sempat ikut berkomentar.

"Hahahahhahahaa," kata Sandra yang langsung dibalas emoticon ngakak oleh Maia. Meski cuma sekedar ngakak, tawa Sandra dan ini diartikan berbeda oleh netter.

Maia Estianty dan Sandra Dewi Sentil Syahrini

Sumber: Instagram

Sebagai istri pemilik jet pribadi, netter menduga kalau Maia dan Sandra sedang "menyentil" Syahrini. Ini karena Syahrini diduga cuma menyombongkan jet sewaan sebagai milik mertuanya.

"Langsung diketawain ama yg punya jetpri tapi diam2 aja ya mbak..mbak @sandradewi88 bersahaja sekali," kata netter. "Nahh ini dia orangnya yg beneran Princes dan beneran punya Jet Pribadi tapi tetap bersahaja dan low profile," kata yang lainnya.

"@maiaestiantyreal beruntung ya laki yg dapet wanita bersahaja kaya bunda sm mba @sandradewi88 ....ga suka pamerr ..kasian laki yg udh banyak berdoa eh dapet wanita yg hobi RIA ..wkwkwkwkwk upzz," sentil netter. "Nahkan jadi diketawain sama mantan," tutur netter.

Sebelumnya, Reino suami Syahrini tak pernah gembar-gembor soal kekayaan orangtua. Ia justru diajari bekerja keras dan sempat berjualan rokok meski memiliki orangtua yang tajir.

"Jatah Rp500 ribu waktu itu umur 13 sampai 18 tahun berarti saya masih SMP sampai SMA. Kalau teman-teman saya dapat (uang jajan) lebih banyak," kata Reino. "Saya tidak pernah merokok seumur hidup. Saya pernah jualan rokok demi mengumpulkan uang jajan. Bisnis itu kan supply and demand. Waktu saya sekolah di Swiss itu ada (rokok kretek) tapi mahal. Begitu saya bawa, terkenal itu rokok kretek di antara orang-orang milenial. Menurut saya, enggak tepat ngasih banyak-banyak uang ke anak-anak yang belum bekerja. Buat dapat uang kan susah."

You can share this post!

Related Posts
Loading...